TANGSELIFE.COM- Kelurahan Buaran Tangsel menyiapkan 200 lubang biopori sebagai solusi penanganan sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas perkantoran hingga rumah tangga warga.

Lurah Buaran, Linda Hermawati, mengatakan program biopori ini diawali dari lingkungan kantor kelurahan sebagai contoh pengelolaan sampah yang dimulai dari unit terkecil pemerintahan.

“Untuk tahap awal, hari ini kami membuat 20 lubang biopori di kantor kelurahan Buaran Tangsel guna mengelola sampah organik yang dihasilkan setiap hari. Selanjutnya, 180 lubang biopori akan kami sebar di lingkungan masyarakat,” ujar Linda, Rabu (21/1/2026).

Menurut Linda, program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, yang mendorong penanganan sampah organik dilakukan dari sumbernya atau dari hulu.

Dalam pelaksanaannya, Kelurahan Buaran juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, baik dalam pembuatan lubang biopori maupun penyediaan tempat biopori yang sesuai standar.

200 Biopori di Kelurahan Buaran Tangsel Kurangi Volume Sampah

“Dengan adanya biopori, sampah organik rumah tangga tidak lagi langsung dibuang. Ini bisa mengurangi volume sampah yang selama ini dikirim ke TPA Cipeucang,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada sampah organik, pemerintah kelurahan juga mengoptimalkan pengelolaan sampah non-organik. Linda menyebutkan, terdapat 13 bank sampah yang tersebar di seluruh RW di Kelurahan Buaran dan siap dimaksimalkan perannya.

“Skemanya jelas. Sampah organik masuk ke biopori, sedangkan sampah non-organik dikelola oleh bank sampah. Dengan begitu, pengelolaan sampah bisa lebih tertata dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Linda berharap, sinergi antara pembuatan biopori, optimalisasi bank sampah, serta dukungan komposter dari Kecamatan Serpong dapat menjadi solusi nyata dalam menekan persoalan sampah di wilayahnya.

“Ini sesuai dengan harapan bersama, khususnya arahan Wali Kota Tangsel, agar volume sampah yang dibuang ke Cipeucang bisa terus ditekan,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Tangselife
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Tangselife
Follow
Nadia Lisa Rahman
Editor
Nadia Lisa Rahman
Reporter