TANGSELIFE.COM – Selama libur sekolah, aquarium BXSea Bintaro menjadi salah satu destinasi yang banyak dikunjungi masyarakat.

Antusiasme pengunjung semakin meningkat dengan adanya promo tiket gratis BXSea Bintaro dengan syarat nilai rapor minimal 80 di setiap mata pelajaran.

Tingginya minat masyarakat memanfaatkan promo tersebut bahkan sempat membuat antrian penukaran tiket dipadati pengunjung.

Meski begitu, pihak BXSea memastikan kenyamanan pengunjung di dalam area tetap terjaga dengan menerapkan sistem kuota kunjungan yang dibagi ke dalam dua sesi.

BXSea Bintaro Terapkan Sistem Kuota per Sesi untuk Meminimalisir Lonjakan Pengunjung

Meningkatnya jumlah pengunjung selama promo tiket gratis membuat BXSea Bintaro memperketat pengelolaan arus pengunjung.

Tidak hanya mengatur antrian di area penukaran tiket, pihak pengelola juga terus melakukan evaluasi setiap hari untuk memastikan proses masuk pengunjung tetap tertib dan tidak menimbulkan penumpukan.

Manager Marketing and Collection BXSea, Clara Meinita Leatemia, mengatakan evaluasi dilakukan sejak hari pertama promo berlangsung.

Hasil evaluasi tersebut kemudian diterapkan pada hari-hari berikutnya, termasuk dengan melibatkan tim keamanan dan pengelola mall agar proses antrian semakin rapih.

“Jadi sebenarnya kalau untuk manajemen crowdnya sendiri ini kan udah hari kelima ya, jadi memang selama lima hari ini kita selalu mengevaluasi untuk manajemen crowdnya. Jadi di hari pertama tuh seperti apa, di hari kedua seperti apa, sampai akhirnya kita berkolaborasi dengan tim dari security mall juga dari pihak mall, pengelola mall membantu barisan atau antrian yang memang itu lebih baik daripada hari-hari sebelumnya. yang diharapkan tidak terjadi tumpukan, nggak ada desak-desakan kayak gitu sih,” ujar Clara kepada Tangsel Life pada Selasa, 7 Juli 2026.

Selain memperbaiki sistem antrian, BXSea Bintaro juga menerapkan pembatasan jumlah pengunjung yang masuk ke dalam area akuarium.

Langkah ini dilakukan agar pengunjung tetap bisa menikmati seluruh wahana dengan nyaman, meski jumlah orang yang datang meningkat selama masa liburan.

Menurut Clara, kuota kunjungan dibagi menjadi dua sesi dalam sehari.

Pembagian tersebut juga mempertimbangkan pengunjung reguler yang membeli tiket, sehingga kapasitas di dalam area tetap seimbang.

“Jadi kalau untuk pembatasan memang ada. Jadi makannya kita itu buka kuota satu hari 1.000 dibagi gua. Jadi di pagi 500 lalu juga di sore 500. Tujuannya apa? karena kan kita juga ada pengunjung yang beli tiket nih, nah untuk gimana cara kita tahunya ada berapa jumlah pengunjung yang beli tiket nih, gitu. Jadi kita menyesuaikan dan juga mengantisipasi supaya nggak membludak di dalam gitu,” jelas Clara.

Pengunjung di Dalam Aquarium Dipastikan Tak Melebihi Kapasitas

Untuk memastikan jumlah pengunjung di dalam aquarium tidak melebihi kapasitas, BXSea Bintaro mengandalkan sistem ticketing yang dapat memantau jumlah orang secara real time.

Sistem tersebut membantu petugas mengetahui jumlah pengunjung yang masuk, masih berada di dalam area, hingga yang telah keluar, sehingga kondisi di dalam tetap terkendali.

“Kita tuh punya sistem untuk perhitungan tiketingnya. Jadi selain tim kita yang manual untuk hidung, kita juga punya sistem untuk perhitungan tiketingnya. Jadi berapa orang yang sudah masuk di dalam, berapa orang yang ada di dalam, berapa orang yang keluar. Jadi harapannya tidak melebihi kapasitas yang ada di dalam gitu,” kata Clara

Clara menambahkan, sejauh ini sistem tersebut dinilai cukup efektif. Meski antusiasme masyarakat cukup tinggi selama libur sekolah, kondisi di dalam BXSea tetap nyaman karena jumlah pengunjung terus dipantau dan disesuaikan dengan kapasitas yang tersedia.

“Makannya so far untuk sejauh ini selama liburan sekolah kita memang melihatnya untuk jumlah di dalam untuk kapasitasnya, Jadi nggak ada yang desak-desakan dan yang bikin nggak nyaman gitu,” tutup Clara.

Manfaat Promo Dirasakan oleh Pelajar SMA Tangsel yang Berprestasi

BXSea Bintaro
Pelajar dari sekolah di Tangsel memanfaatkan promo tiket gratis menggunakan rapor (Dok. Tangsel Life)

Promo tiket gratis ini tidak hanya disambut antusias oleh para pelajar, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk menghabiskan waktu liburan dengan biaya yang lebih hemat.

Sejumlah siswa mengaku tertarik datang ke BXSea Bintaro setelah mengetahui informasi promo tersebut dari media sosial.

Meski sempat khawatir tidak kebagian kuota karena tingginya minat pengunjung, proses penukaran tiket ternyata berjalan lancar.

Dua siswa dari SMA Negeri 2 Tangerang Selatan mengaku tidak mengalami kendala saat menukarkan tiket gratis.

Mereka hanya perlu menunjukkan rapor di loket, kemudian langsung diperbolehkan masuk ke area BXSea.

“Kalau kita sih tadi gampang banget. Kayak kita malah dapetnya tuh kosong, tadi dateng langsung ke kasir ngasih raportnya terus langsung dibolehin masuk. Karena aku sama dia itu kita mendadak banget ya, jadi sempet fotokopi terus kita tuh lari-lari gitu buru-buru, karena takut tutup gitu kan, karena kita takut kehabisan kuotanya cuma 500 orang, tapi ternyata kakaknya humble banget semuanya welcome banget,” ujar salah satu siswi SMA Negeri 2 Tangsel.

Setelah berhasil masuk, keduanya mengaku suasana di dalam BXSea Bintaro tidak sepadat yang mereka bayangkan.

Meski sebelumnya melihat unggahan di media sosial yang memperlihatkan antrean panjang, kondisi di dalam area wisata tersebut masih terasa nyaman untuk dinikmati.

“Nggak ramai sekali, yang kita pikir dari TikTok tuh kayak ramai banget membludak tapi itu sama sekali nggak. Kita masih punya banyak spot foto yang kayak sepi-sepi gitu. Jadi bisa enjoy banget di sini,” katanya.

Menurut mereka, promo ini memberikan manfaat lebih dari sekadar menghemati biaya liburan.

Selain bisa menikmati berbagai koleksi biota laut, mereka juga mendapatkan pengalaman baru sekaligus edukasi selama berkunjung ke BXSea Bintaro.

“Bermanfaat karena kita tuh awalnya juga ekspektasi kayak wah ini bakal ramai banget, ternyata nggak gitu,” ujarnya.

Meski mengapresiasi adanya program tersebut, mereka berharap jika promo serupa kembali diadakan, syarat nilai rapor dapat dibuat lebih tinggi agar jumlah pengunjung yang datang tidak terlalu membludak.

“Cuman kedepannya mungkin biar enggak ramai banget, karena kan sekolah tuh minimal rata-rata raport tuh udah 80, mungkin biar lebih nggak ramai dibikin 90 aja, biar nggak terlalu membludak,” tutupnya.

(Penulis: Najwa Rizkiana – Prodi Jurnalistik – Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi)

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Tangselife
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Tangselife
Follow
Dwi Oktaviani
Editor