TANGSELIFE.COM – Cabang Olahraga Domino (Orado) Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar kejuaraan tingkat kota, Sabtu (28/3).
Sebanyak 16 tim yang terdiri dari 32 peserta ikut terlibat dalam perlombaan tersebut.
Ketua Orado Tangsel, Muhammad Arfansyah mengatakan, kejuaraan itu merupakan langkah dalam mengembangkan domino sebagai olahraga profesional.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong kemajuan olahraga domino sebagai bagian dari olahraga prestasi yang memiliki potensi besar untuk berkembang secara profesional dan berkelanjutan,” kata Arfansyah, Senin, 30 Maret 2026.
Menurutnya kejuaraan itu bukan hanya menjadi ajang kompetisi semata, melainkan ikhtiar dalam membangun ekosistem olahraga domino yang profesional, terstruktur dan berkelanjutan.
Dengan adanya kejuaraan tersebut diharapkan dapat menjaring atlet-atlet muda berpotensi yang nantinya dapat dibina sehingga bisa berprestasi ditingkat profesional.
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian pembinaan atlet menuju kejuaraan tingkat provinsi, sehingga memiliki nilai strategis dalam menjaring, membina dan mengembangkan atlet-atlet potensial daerah yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya,
Arfansyah menyebut, pengembangan domino sebagai olahraga profesional tidak bisa berjalan secara parsial. Oleh karena itu diperlukan dukungan semua pihak.
Ia pun menyatakan apresiasinya kepada Wakil Ketua DPRD Tangsel, Maria Teresa Suhardja dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangsel atas dukungannya terhadap pengembangan olahraga domino.
“Pengembangan Orado di Kota Tangerang Selatan tidak dapat berjalan secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan kolektif guna membangun sistem yang kuat, mulai dari kepengurusan yang solid, pembinaan atlet yang berkelanjutan, hingga penguatan kapasitas wasit yang profesional dan berintegritas,” tuturnya.
Ke depan ia berharap dengan disahkannya Orado sebagai cabang olahraga resmi, seluruh pihak dapat terus meningkatkan dukungan dan kolaborasi. Dengan begitu sehingga Orado Tangsel dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi, wasit yang profesional, serta pengurus yang kompeten.
“Melalui kejuaraan ini, diharapkan olahraga domino tidak hanya berkembang sebagai ajang rekreasi, tetapi juga sebagai olahraga prestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Tangerang Selatan di tingkat regional maupun nasional,” pungkasnya.


