TANGSELIFE.COM- Tim bola voli putri Jakarta Pertamina Enduro resmi memperkenalkan skuad yang akan berlaga di kompetisi Proliga 2026.
Acara pengenalan pemain digelar di Jakarta pada Senin 5 Januari 2026 sebagai penanda kesiapan sang juara bertahan menghadapi musim baru.
Sebanyak 19 pemain Jakarta Pertamina Enduro disiapkan untuk memperkuat tim. Dari jumlah tersebut, empat pemain inti musim lalu tetap dipertahankan.
Jakarta Pertamina Enduro Hadirkan Megawati Hangestri Pertiwi
Jakarta Pertamina Enduro juga kembali diperkuat Megawati Hangestri Pertiwi serta sejumlah pemain muda yang diproyeksikan menjadi tulang punggung tim ke depan.
Sebagai juara Proliga musim sebelumnya, Jakarta Pertamina Enduro masih mempercayakan posisi pelatih kepala kepada Bulent Karslioglu.
Pelatih asal Turki itu dikenal memiliki pengalaman panjang, lebih dari 27 tahun, dalam menangani tim voli profesional.
Chief de Mission Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, menegaskan bahwa mempertahankan gelar juara justru menjadi tantangan yang lebih berat dibanding meraihnya.
“Mempertahankan itu lebih sulit. Karena itu kami menyiapkan tim yang lebih matang dan solid, termasuk dari sisi sarana serta dukungan finansial,” ujar Werry.
Ia juga menjelaskan perjalanan panjang tim voli Pertamina yang terus bertransformasi. Klub ini sebelumnya dikenal dengan nama Jakarta Pertamina Energi, lalu pada 2022 dipecah menjadi Jakarta Pertamina Pertamax dan Jakarta Pertamina Fastron. Sejak 2024, tim putri resmi menggunakan nama Jakarta Pertamina Enduro.
“Voli adalah olahraga yang sangat dekat dengan masyarakat. Karena itu kami memilih nama Enduro dan mempertahankan pelatih dengan pengalaman panjang seperti Bulent,” jelasnya.
Dalam mendukung performa tim, Jakarta Pertamina Enduro juga mendapat sokongan dari Bank Jatim serta tim kepelatihan tambahan asal Thailand. Tim pelatih tersebut sebelumnya berkontribusi mengantar tim voli putri Thailand meraih medali emas SEA Games.
Selain Megawati Hangestri, skuad Pertamina Enduro juga diperkuat pemain-pemain lokal dari berbagai daerah dan institusi, termasuk atlet dari TNI AL dan klub Vita Solo.
“Dengan kehadiran Megawati, kami berharap tim semakin solid. Mega memiliki ikatan emosional dengan Pertamina. Ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga soal warisan,” kata Werry.
Selama berkiprah di Proliga, Jakarta Pertamina Enduro mencatatkan prestasi yang konsisten. Tim putri sudah mengoleksi tiga gelar juara dan empat kali runner-up, sementara tim putra meraih satu gelar juara dan dua runner-up.
Menurut Werry, performa yang stabil membuat tim selalu menjadi target lawan. Semua kontestan Proliga kini mempelajari pola permainan Pertamina Enduro untuk bisa menjegal langkah mereka.
“Semua tim mengejar kami. Coach Bulent bekerja keras untuk menyiasati hal itu. Memasuki tahun kedua, adaptasi beliau jauh lebih baik dibanding musim lalu,” ungkapnya.
Jakarta Pertamina Enduro pun berharap dukungan penuh dari para pencinta voli Indonesia. Musim Proliga 2026 disebut akan menjadi ujian besar untuk mempertahankan dominasi sekaligus melahirkan bintang-bintang baru voli nasional.


