TANGSELIFE.COM – Pihak Kepolisian menemukan dokumentasi aksi pelecehan seksual di ponsel terduga pelaku berinisial YS (54) yang merupakan salah satu guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan mengatakan, handphone itu kini telah diamankan sebagai barang bukti dalam kasus tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan memang setelah melakukan perbuatan terduga pelaku mendokumentasikan di handphone tersebut,” kata Wira saat ditemui di Mapolres Tangsel, Selasa, 20 Januari 2026.
Wira menyebut, saat ini penyidik masih mendalami seluruh isi ponsel tersebut untuk mengetahui lebih jauh terkait konten yang tersimpan di dalamnya.
Untuk kepentingan penyelidikan lanjutan, handphone itu rencananya akan diperiksa oleh tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.
“Saat ini rencana kita akan membawa handphone tersebut ke Puslabfor untuk kita dalami, apa saja yang ada di dalam handphone tersebut,” pungkasnya.
Korban Pelecehan Seksual Diiming-imingi Uang Jajan
Hingga sejauh ini sedikitnya tercatat ada 16 siswa yang diduga menjadi korban pelecehan seksual YP (54).
Jumlah itu diketahui setelah pihak Kepolisian menggali keterangan dari berbagai pihak.
“Pada saat pembuatan LP terdapat sembilan korban, namun dari hasil pemeriksaan kita mengidentifikasi terdapat 16 korban,” kata Wira.
Dalam melancarkan aksi bejatnya terduga pelaku mengiming-imingi korban sejumlah uang jajan mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000.
“Terduga pelaku ini setelah melakukan pelecehan seksual terhadap anak dia memberikan uang untuk uang jajan sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000,” terangnya.
Terduga pelaku sendiri sudah ditangkap oleh pihak Kepolisian pada Senin (19/1) sekira pukul 19.00 WIB di kediamannya di wilayah Kecamatan Ciputat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa terduga pelaku sudah melakukan dugaan aksi pelecehan seksual di sekolah tersebut sejak tahun 2023.
“Dari hasil pemeriksaan dan kita masih dalami juga, kita temui bahwa periodenya dari tahun 2023 hingga Januari 2026,” pungkasnya.


