TANGSELIFE.COM – Warga RT 02 RW 10, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), membangun turap secara swadaya setelah turap lama jebol akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pekan lalu.

Jebolnya turap di Ciputat menyebabkan air sungai meluap hingga mengakibatkan banjir di lingkungan warga.

Kondisi itu kemudian dilaporkan kepada Wakil Ketua DPRD Tangsel, Maria Teresa Suhardja, yang langsung turun ke lokasi untuk meninjau kerusakan.

Maria menilai kawasan tersebut termasuk daerah rawan banjir, terutama saat debit air sungai meningkat, sehingga keberadaan turap di Ciputat dinilai sangat krusial.

“Lokasi turap ini diketahui merupakan kawasan rawan yang kerap membahayakan keselamatan warga, terutama saat debit air meningkat,” ujar Maria dalam keterangannya, Rabu, 28 Januari 2026.

Politisi Partai Gerindra itu menyebut telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangsel agar dilakukan penanganan segera.

Menurutnya dinas terkait langsung memulai pembangunan dan penguatan turap sesuai dengan spesifikasi agar mampu menampung debit air.

“Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui dinas terkait langsung memulai pembangunan dan penguatan turap sebagai langkah cepat untuk mencegah risiko yang lebih besar serta meningkatkan keselamatan warga sekitar,” katanya.

Ia menambahkan, turap yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 50 meter dengan estimasi waktu pengerjaan selama tiga pekan.

“Setiap laporan masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial, menjadi perhatian serius dan langsung kami tindak lanjuti. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Tangselife
Iis Suryani
Editor
Andre Pradana
Reporter