TANGSELIFE.COM- Jumlah lampu jalan di Tangsel terus bertambah dari tahun ke tahun untuk menunjang keamanan dan kenyamanan warga. Namun di sisi lain, tagihan listrik PJU justru mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan mencatat, hingga akhir 2025, total PJU yang terpasang telah mencapai 69.371 titik.

Pada tahun yang sama, pembangunan lampu jalan di Tangsel kembali digenjot dengan penambahan 2.544 titik baru.

Rinciannya, sebanyak 1.444 titik dibangun melalui program Tangsel Terang, sementara 1.100 titik lainnya berasal dari usulan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) serta hasil reses anggota dewan.

Jumlah Lampu Jalan di Tangsel Naik, Tagihan Listrik Justru Turun

Seiring bertambahnya jumlah lampu, tren pembayaran listrik PJU justru bergerak ke arah sebaliknya.

Pada 2023, tagihan listrik PJU masih berada di kisaran Rp3,82 miliar hingga Rp4,23 miliar per bulan. Angka tersebut mulai menurun pada 2024, dengan rentang sekitar Rp3,64 miliar sampai Rp3,92 miliar.

Penurunan paling terasa terjadi pada 2025. Bahkan, pada November 2025, tagihan listrik PJU tercatat hanya sekitar Rp3,06 miliar per bulan.

Kepala Dishub Kota Tangerang Selatan, Ayep Jajat Sudrajat, menyebut tren positif ini tidak lepas dari langkah efisiensi yang dilakukan secara konsisten sejak 2024.

Monitoring KWH hingga Verifikasi Tagihan PLN

Menurut Ayep, salah satu fokus utama efisiensi adalah pengawasan panel KWH PJU. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi teknis panel tetap optimal sekaligus memverifikasi keakuratan tagihan listrik dari PLN.

“Mulai tahun 2024 kami melakukan monitoring panel KWH PJU, baik untuk memastikan kondisi panel maupun verifikasi atas tagihan PLN,” ujar Ayep dikutip Jumat 6 Februari 2026.

Selain itu, Dishub Tangsel juga mempercepat program metering KWH. Pada 2024, metering dilakukan terhadap 37 panel KWH, dan jumlahnya meningkat menjadi 59 panel KWH hingga 2025. Upaya ini dinilai krusial untuk menciptakan sistem pencatatan konsumsi listrik yang lebih akurat dan transparan.

Penggantian Lampu LED Jadi Kunci Efisiensi

Langkah efisiensi lainnya dilakukan melalui penggantian lampu konvensional jenis SON-T atau merkuri yang boros energi menjadi lampu LED. Sepanjang 2024, Dishub mengganti 1.383 lampu SON-T, dan jumlahnya melonjak pada 2025 dengan total 2.107 lampu LED terpasang.

“Penggantian lampu PJU ke LED terus kami lakukan untuk menekan penggunaan daya listrik tanpa mengurangi kualitas penerangan,” kata Ayep.

Tak hanya itu, Dishub juga menyesuaikan daya lampu berdasarkan klasifikasi dan lebar ruas jalan. Penyesuaian ini dilakukan agar penerangan tetap optimal tanpa berujung pada pemborosan energi.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Tangselife
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Tangselife
Follow
Nadia Lisa Rahman
Editor
Nadia Lisa Rahman
Reporter