TANGSELIFE.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengakui kerap mengalami kendala saat hendak melakukan pemeriksaan ke kawasan pergudangan Taman Tekno, yang menjadi lokasi terjadinya kebakaran.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, sejauh ini anak buahnya sering kesulitan mendapatkan akses masuk untuk melakukan pemeriksaan gudang kimia di Tangsel, meski hal tersebut bersifat wajib.

“Memang untuk masuk ke pergudangan ini mengalami kesulitan teman-teman, makanya tadi dibahas, tidak dikasih akses masuknya,” ujar Benyamin saat ditemui di Serpong, Selasa, 10 Februari 2026.

Menurutnya, pemeriksaan gudang kimia di Tangsel tersebut meliputi kelengkapan dokumen, sertifikat laik fungsi (SLF), hingga aspek keamanan bangunan.

Ia pun mengaku telah membahas kondisi tersebut bersama sejumlah pihak, termasuk Kepolisian dan Kejaksaan.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Tangsel akan menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayahnya.

“Makanya tadi sudah dibahas, nanti dengan Polres, dengan Kejaksaan Negeri, dengan TNI, kita akan lakukan gerakan bersama untuk melakukan pemeriksaan sertifikat laik fungsinya,” tegas Benyamin.

Selain itu, Benyamin juga menginstruksikan jajarannya untuk mendata perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan bahan kimia di Tangsel.

“Saya juga mintakan tadi coba tolong dilaporkan, dideteksi dan didata industri yang mengolah bahan-bahan kimia. Entah pestisida, kemudian cairan-cairan kimia lainnya,” tuturnya.

Ia menegaskan, pendataan tersebut mencakup lokasi serta volume bahan kimia yang dikelola, guna memperketat pengawasan ke depan.

“Itu ada di mana saja dan berapa volumenya, itu akan kita lakukan pengawasan yang lebih ketat,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Tangselife
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Tangselife
Follow
Iis Suryani
Editor
Andre Pradana
Reporter