TANGSELIFE.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan sekira 400 ribu lansia dan disabilitas menjadi penerima manfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, sebelumnya pada tahun lalu pihaknya telah melakukan uji coba terhadap 100.000 lansia dan 36.000 disabilitas penerima MBG.
Kedepannya lansia dan disabilitas yang menerima manfaat MBG diproyeksikan akan menjadi lebih besar dengan jangkauan yang lebih luas.
“Kemarin kami simulasi sekaligus mengusulkan kira-kira antara 300 sampai 400 (ribu, red) penerima manfaat,” kata Gus Ipul seusai acara Buka Bersama guru dan siswa Sekolah Rakyat di ICE BSD, Jumat, 27 Februari 2026.
Gus Ipul mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mematangkan konsep pendistribusian untuk penerima MBG bersama pihak Badan Gizi Nasional (BGN).
“Untuk bagaimana ke depannya lansia dan penyandang disabilitas juga bisa dilayani oleh SPPG yang dekat dengan penerima manfaat,” ungkapnya.
Ia menerangkan, terkait skema pendistribusian nantinya akan dilakukan oleh pihak Kemensos yang melibatkan Kelompok Masyarakat (Pokmas) dan relawan yang sudah dilatih.
“Untuk petugas mengirim makanan itu dari Kementerian Sosial. Bisa dari Pokmas, bisa dari relawan-relawan yang sekaligus kita harapkan nanti mereka bisa menjadi pengasuh atau perawat dari para lansia,” terangnya.
Nantinya lansia dan disabilitas yang menerima manfaat MBG adalah mereka yang berusia 75 tahun dan membutuhkan pengasuh.
“Kita harapkan nanti petugas-petugas ini juga bisa mengikuti proses pelatihan untuk bisa menjadi pengasuh bagi para lansia,” pungkasnya.

