TANGSELIFE.COM- Sejumlah jalan utama di Jakarta berpotensi mengalami penutupan sementara seiring kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, ke Indonesia.
Kunjungan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Februari 2026.
Informasi ini disampaikan oleh Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya melalui akun Instagram resminya, @tmcpoldametro.
Dalam keterangannya, TMC menyebutkan bahwa kunjungan PM Albanese akan diisi dengan rangkaian agenda kenegaraan di Jakarta.
“Indonesia menerima kunjungan Perdana Menteri Australia Y.M. Anthony Albanese dan akan diadakan rangkaian acara kenegaraan,” tulis TMC Polda Metro Jaya, dikutip Kamis 6 Februari 2026.
Penutupan Jalan Utama di Jakarta Bersifat Situasional
TMC Polda Metro Jaya memastikan bahwa penutupan dan pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan hanya berlangsung sementara, menyesuaikan dengan pergerakan rombongan tamu negara.
Meski demikian, pengendara diminta tetap waspada karena potensi kepadatan lalu lintas dapat terjadi sewaktu-waktu.
Adapun sejumlah ruas jalan di Jakarta yang berpotensi terdampak pengaturan lalu lintas, antara lain:
- Jalan Halim Perdanakusuma
- Jalan MT Haryono
- Jalan HR Rasuna Said
- Jalan Prof Dr Soepomo
- Jalan Prof Dr Satrio
- Jalan Jenderal Sudirman
- Jalan MH Thamrin
- Jalan Medan Merdeka Barat
Pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar ruas tersebut serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif selama pengamanan berlangsung.
Selain memilih rute alternatif, masyarakat juga diminta untuk mematuhi arahan petugas di lapangan serta memantau informasi terbaru seputar kondisi lalu lintas melalui kanal resmi TMC Polda Metro Jaya.
Sebelumnya diberitakan, PM Anthony Albanese tiba di Indonesia pada Kamis malam sekitar pukul 19.13 WIB. Berdasarkan keterangan dari laman resmi Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, kunjungan ini dilakukan atas undangan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam agenda kunjungannya, PM Albanese dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prabowo dan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Indonesia dan Australia, khususnya di bidang keamanan.
Dengan adanya kunjungan kenegaraan ini, masyarakat Jakarta diharapkan dapat menyesuaikan aktivitas perjalanan dan tetap mengikuti perkembangan informasi lalu lintas agar mobilitas tetap lancar.
