TANGSELIFE.COM- Memiliki rekening bank tidak hanya soal menyimpan uang, namun saldo minimum tabungan kerap menjadi perhatian nasabah.
Saldo minimum merupakan sejumlah dana yang wajib tetap tersedia di dalam rekening. Fungsinya sebagai dana pengaman, terutama ketika rekening jarang digunakan atau tidak aktif dalam jangka waktu tertentu.
Apabila saldo berada di bawah batas yang ditentukan, bank berhak melakukan pemotongan untuk biaya administrasi sesuai kebijakan masing-masing produk.
Besaran saldo minimum tabungan bisa berbeda-beda di setiap bank. Faktor yang memengaruhi antara lain jenis tabungan, segmen nasabah, serta tujuan penggunaan rekening.
Daftar Saldo Minimum Tabungan Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Januari 2026
Saldo Minimum Tabungan Bank Mandiri
Bank Mandiri menyediakan berbagai jenis tabungan, mulai dari tabungan reguler hingga produk khusus pelajar dan pelaku usaha, dengan ketentuan saldo mengendap yang bervariasi.
- Tabungan Rupiah: Rp100.000
- Tabungan NOW: Rp25.000
- Tabungan Payroll: Rp10.000
- TabunganKu: Rp20.000
- Tabungan TKI: Rp10.000
- Tabungan Mitra Usaha: Rp1.000.000
- Tabungan SiMakmur: Bebas saldo minimum
- Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar): Rp5.000
Saldo Minimum Tabungan BRI
BRI dikenal memiliki produk tabungan yang menyasar berbagai kalangan, termasuk UMKM dan pelajar, dengan saldo minimum yang relatif terjangkau.
- BRI Simpedes: Rp50.000
- BritAma: Rp50.000
- BritAma Bisnis / Pro / X: Rp50.000
- BRI TabunganKu: Rp20.000
- BRI Junio: Rp50.000
- BRI SimPel: Rp5.000
Saldo Minimum Tabungan BNI
BNI menawarkan fleksibilitas lebih luas melalui beberapa produk yang tidak mewajibkan saldo mengendap, cocok untuk nasabah dengan aktivitas transaksi tinggi.
- BNI Taplus: Rp150.000
- BNI Taplus Bisnis: Rp1.000.000
- BNI Taplus Pegawai: Sesuai perjanjian kerja sama (PKS)
- BNI Taplus Muda: Tanpa saldo minimum
- BNI Pandai: Tanpa batasan saldo
- BNI SimPel: Rp5.000
- BNI TabunganKu: Rp20.000
Kenapa Saldo Minimum Tabungan Perlu Diperhatikan?
Mengetahui saldo minimum tabungan 2026 sangat penting agar nasabah dapat mengelola keuangan dengan lebih bijak.
Dengan memahami ketentuan saldo mengendap, risiko pemotongan biaya administrasi yang tidak disadari dapat dihindari.
Setiap bank dan produk memiliki karakteristik berbeda, sehingga memilih jenis tabungan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan transaksi, frekuensi penggunaan, dan tujuan finansial masing-masing nasabah.
Dengan pemahaman yang tepat sejak awal, rekening akan tetap aktif, aman, dan bebas dari potensi kendala di kemudian hari.


