TANGSELIFE.COM – Beredar informasi di media sosial yang menyebutkan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (BEM UMJ) diduga meminta sejumlah uang agar batal demo soal sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Permintaan sejumlah uang itu termuat dalam tangkapan layar percakapan di platform whatsapp. Meski demikian belum diketahui siapa pengirim dan penerima pesan tersebut.

Dalam tangkapan layar itu disebutkan bahwa BEM UMJ meminta uang dengan nominal Rp50 juta hingga Rp20 juta.

“Masalahnya setiap mau demo, suka minta uang ke pejabat yang mau dia demo, puluhan juta,” demikian isi pesan itu, dilihat Senin, 12 Januari 2026.

“Sekarang demo terkait sampah, tapi semalam minta uang Rp50 juta, demo gak jadi kalau ada uang itu, terus turun menjadi 20 juta. Tapi permintaan kali ini di tolak permintaannya,” tambah isi pesan itu.

Ketika dikonfirmasi, Ketua BEM UMJ, Iqbal Ramadhan membantah informasi itu. Ia menyebut itu sebagai bentuk framing untuk memecahbelah gerakan mahasiswa.

“Kita bisa pastikan bahwa itu semua adalah hoax. Itu semua adalah framingan, ini masih menjadi pertanyaan sebenarnya,” kata Iqbal ketika ditemui di UMJ, Senin, 12 Januari 2026.

Iqbal tak menampik bahwa informasi itu sudah beredar luas, termasuk ke pimpinan Universitas.

Bahkan ia mengaku sudah tiga kali dipanggil oleh pimpinan Universitas untuk melakukan klarifikasi.

“Untuk pihak kampus sendiri, berarti ini sudah menjadi pemanggilan yang ketiga,” ungkapnya.

Ia menerangkan, pemanggilan yang terjadi pada hari ini, Senin (12/1). Dalam pertemuan itu bahkan didatangi langsung oleh perwakilan Pemkot Tangsel.

“Tadi ada pemkot Tangsel juga hadir ke kampus, dan kita melakukan sebuah klarifikasi bahwasannya kita nggak mengambil atau bahkan bahasannya memeras,” tuturnya.

Iqbal sendiri mengaku tidak mengetahui siapa pengirim dan penerima pesan itu. Ia berharap pihak terkait dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Untuk diketahui sebelumnya mahasiswa yang mengatasnamakan BEM UMJ menggelar aksi demonstrasi di kantor Puspemkot Tangsel pada Kamis (8/1).

Dalam aksi itu mereka menyoroti permasalahan sampah yang sedang terjadi di Kota Tangsel.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Tangselife
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Tangselife
Follow
Iis Suryani
Editor
Iis Suryani
Reporter