TANGSELIFE.COM, PAMULANG – Antusiasme warga memeriahkan rangkaian nonton bareng Piala Dunia 2026 dalam SDC Fest 2026 di Alun-Alun Pamulang, Tangerang Selatan. Meski agenda nobar berlangsung hingga sekitar pukul 02.00 WIB, masyarakat tetap memadati lokasi dan bergantian mengikuti berbagai aktivitas yang disiapkan penyelenggara.

Ketua Pelaksana SDC Fest 2026, M. Irfan Koyonk, mengatakan jumlah pengunjung yang datang pada malam terakhir berada di luar perkiraannya. Ia sebelumnya sempat ragu pertandingan yang berlangsung dini hari akan menarik banyak penonton.

“Awalnya saya pikir, karena nobarnya jam dua pagi, bakal ramai atau tidak. Ternyata masyarakat benar-benar bergantian datang. Ada yang belanja, bermain bersama anak dan keluarga, mendengarkan musik, sampai nobar bareng,” ujar Irfan.

Menurut Irfan, ramainya SDC Fest 2026 menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya datang untuk menyaksikan pertandingan. Mereka juga menikmati festival kuliner, live music, serta sejumlah aktivitas interaktif yang membuat kawasan Alun-Alun Pamulang tetap hidup hingga dini hari.

Ia menyebut acara tersebut dirancang bukan sekadar sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi yang memberikan dampak sosial dan ekonomi. Pelaku UMKM serta local brand dilibatkan agar bisa bertemu langsung dengan masyarakat yang datang ke lokasi.

“Kami ingin mencoba menghadirkan pengalaman sosial yang juga berdampak secara ekonomi. Akses masuk gratis, pelaku UMKM dilibatkan, dan manfaat ekonominya bisa langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Kolaborasi SDC Fest 2026, lanjut Irfan, terbentuk melalui kerja bersama berbagai pihak, mulai dari komunitas, media lokal, pelaku kreatif, hingga pemangku kepentingan lainnya. Meski waktu persiapannya relatif singkat, proses diskusi dan penyusunan konsep telah berlangsung cukup panjang.

Bagi panitia, salah satu momen paling berkesan adalah keberhasilan menyelenggarakan acara hingga pagi hari. Kondisi tersebut menuntut kesiapan ekstra dari seluruh tim yang bertugas sejak awal rangkaian hingga kegiatan berakhir.

“Baru kali ini kami membuat event sampai pagi. Semua teman-teman panitia harus bekerja ekstra, bukan hanya tenaga dan pikiran, tetapi juga harus terus terjaga. Karena masyarakat senang, kami juga ikut senang,” tutur Irfan.

Ia berharap SDC Fest dapat terus dikembangkan menjadi agenda kolaboratif yang lebih luas. Penyelenggara juga membuka peluang menghadirkan kegiatan serupa di daerah lain setelah seluruh rangkaian acara tahun ini selesai.

“Harapannya program seperti ini bisa terus berkembang, bukan hanya di Banten, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Gerakan ekonomi perlu lahir dari kerja kolektif dan kerja kreatif bersama komunitas, media, dan berbagai pihak lainnya,” ujarnya.

SDC Fest 2026 menghadirkan perpaduan nobar Piala Dunia, festival kuliner, live music, dan ruang interaksi bagi keluarga. Kemeriahan di Alun-Alun Pamulang menjadi salah satu gambaran tingginya minat warga terhadap event publik yang menggabungkan hiburan dengan pemberdayaan ekonomi lokal.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Tangselife
ivn
Editor
ivn
Reporter