TANGSELIFE.COM – Kota Tangsel masih sangat rawan terjadi tawuran antar remaja atau gangster. Para orangtua diminta harus terus awasi anak-anaknya.

Bahkan kasus terbaru terjadi di dua kecamatan berbeda di Kota Tangsel, yaitu di Kecamatan Setu dan Kecamatan Pondok Aren.

Bahkan Polsek Cisauk, berhasil mengamankan puluhan kelompok remaja, yang diduga akan melakukan tawuran remaja, di Jalan LIngkar Luar BRIN, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Minggu, 12 Mei 2024 pukul 01.30 WIB.

Bahkan, yang baru saja viral terjadi di depan RSUD Pondok Aren, dua kelompok remaja terlibat tawuran dan saling serang menggunakan senjata tajam.

Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya, mengatakan, bahwa polisi mendapatkan informasi bahwa di TKP sedang berkumpul banyak remaja yang diduga akan melakukan tawuran.

“Tim yang sedang piket tugas pun langsung ke lokasi, dan mengamankan 33 remaja yang sedang berkumpul di lokasi tersebut,” ujarnya.

Dari 33 orang remaja yang diamankan tersebut tidak didapati barang bukti apapun, sehingga 33 orang remaja tersebut dibawa ke Polsek Cisauk untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

“33 orang Remaja tersebut dilakukan pendataan dan sudah dihadirkan orang tuanya masing-masing,” ujarnya.

“Sudah dibuatkan surat pernyataan. Dan keseluruhan remaja tersebut sudah diserahkan kepada orangtuanya dan dipulangkan dengan keadaan sehat,” tambah Dhady.

Tawuran Remaja di Pondok Aren

Baru ini juga viral tawuran antar remaja, tepatnya di depan RSUD Pondok Aren, Jalan Pondok Betung Raya, Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Sabtu, 11 Mei 2024, malam.

Video tawuran yang saling serang dengan senjata tajam ini pun viral di media sosial.

Terlihat dua kelompok membawa senjata tajam dengan ukuran sangat besar, dan saling serang, mencoba untuk melukai lawannya dengan senjata tersebut.

Mendapatkan laporan kejadian itu, dan viralnya video tawuran tersebut, Kapolsek Pondok Aren Kompol Bambang Askar Sodiq pun mengerahkan timnya untuk melakukan penyelidikan.

“Tim mencari informasi dan petunjuk pada masyarakat sekitar untuk kemudian akan ditindaklanjuti oleh Team Opsnal Polsek Pondok aren,” paparnya.

Bambang juga memberikan himbauan kepada masyarakat. “Masyarakat mempunyai peran dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan tinggalnya,” ujarnya.

Bambang mengatakan, agar para orang tua turut serta juga mengawasi anak-anaknya, khususnya yang berusia remaja agar tidak ikut serta dalam kelompok tersebut.

“Kami juga berpesan agar awasi putra putri kita bila sdh jam 22.00 WIB. Pastikan keberadaan anak-anak yang masih menjadi tanggung jawab orangtua,” pungkasnya.

Sopiyan
Editor
Sopiyan
Reporter