TANGSELIFE.COM – Pihak Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) akhirnya angkat suara soal ijazah salah satu alumninya yang dibakar dan viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, ijazah alumnus UPJ itu tertera nama Bryan Nicholas Octaviano.

Diduga, ijazah asli milik Bryan dibakar oleh teman wanitanya karena dipicu sejumlah masalah pribadi antara Bryan dengan wanita yang membakar ijazah UPJ itu.

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UPJ, Agustinus Agus Setiawan melalui Humas UPJ membenarkan, bahwa Bryan yang ijazah aslinya dibakar merupakan alumni UPJ.

Bryan diketahui merupakan alumni UPJ jurusan Program Studi Sistem Informasi.

Agustinus mengungkapkan, bahwa sebelum video pembakaran ijazah asli tersebut viral, Bryan telah menemui Biro Pendidikan UPJ.

Namun pada saat menemui pihak Biro Pendidikan, Bryan mengaku bahwa ijazah aslinya telah hilang.

“Saat itu yang bersangkutan mengaku ijazah hilang. Kemudian video akhirnya viral di medsos,” kata Agustinus melalui Humas UPJ saat dihubungi Tangselife.com, Senin, 18 Desember 2023.

Ia mengatakan, ijazah asli milik Bryan yang telah terbakar tersebut masuk ke dalam kategori musnah. Lalu, apakah bisa UPJ mencetak ulang ijazah Bryan yang hangus dibakar?

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 6 tahun 2022 pada Pasal 17 disebutkan bahwa Universitas dapat mengeluarkan Surat Keterangan Pengganti jika sebuah ijazah, transkip atau SKPI telah hilang, rusak atau musnah.

“Pihak bersangkutan akan kita minta membuat dan menyerahkan surat keterangan dari kepolisian sesuai dengan kondisi riil saat ini bahwa ijazah dinyatakan musnah,” terang Agustinus.

Terkait pelaku yang melakukan pembakaran ijazah asli tersebut, pihak UPJ berpendapat bahwa itu merupakan urusan pribadi yang bersangkutan dan menyerahkan sepenuhnya kepada Bryan.

“Sampai dengan hari ini keputusan pimpinan Universitas, menyatakan kita tidak akan mengambil tindakan hukum kepada pelaku,” pungkasnya. (Andre)

Intan
Editor
Intan
Reporter