TANGSELIFE.COM- Perkembangan kawasan barat Jakarta terus menunjukkan tren positif, terutama dengan hadirnya kota mandiri Paramount Petals yang kini semakin matang sebagai hunian modern berbasis konektivitas.

Tidak sekadar menawarkan tempat tinggal, kawasan ini mengusung konsep Connected Living yang mengedepankan integrasi antar fasilitas, infrastruktur, hingga aktivitas masyarakat dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Konsep tersebut menjadi fondasi utama dalam pengembangan Paramount Petals. Kawasan ini dirancang untuk menghadirkan gaya hidup yang efisien, nyaman, dan berkelanjutan melalui perpaduan antara hunian, area komersial, ruang publik, serta fasilitas pendukung yang terintegrasi.

Hasilnya, penghuni tidak hanya mendapatkan tempat tinggal, tetapi juga pengalaman hidup yang terkoneksi secara menyeluruh.

Salah satu faktor penting yang mempercepat transformasi kawasan ini adalah pembangunan akses tol langsung menuju koridor Jakarta–Merak di KM 25. Infrastruktur strategis tersebut saat ini telah memasuki tahap akhir pengujian dan ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026.

Direktur Project Management Paramount Land, Cok Putra Tri Utama, menyampaikan bahwa proyek modifikasi exit tol tersebut kini tengah menjalani proses Uji Laik Fungsi (ULF) dan Uji Laik Operasi (ULO).

Ia menegaskan bahwa kehadiran akses tol ini akan membawa dampak signifikan, mulai dari peningkatan aksesibilitas hingga mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.

Dengan adanya akses langsung ini, waktu tempuh menuju Jakarta, Bandara Soekarno-Hatta, serta berbagai kawasan industri di barat ibu kota menjadi jauh lebih singkat.

Selain itu, keberadaan tol ini juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur arteri Bitung, sekaligus membuka peluang aktivitas ekonomi dan sosial yang lebih luas.

Tak hanya dari sisi mobilitas, akses tol Paramount Petals juga dinilai sebagai game changer yang berpotensi mengubah peta perkembangan kawasan.

Dampaknya akan terasa pada sektor komersial dan retail, di mana peluang bisnis semakin terbuka dan daya tarik kawasan meningkat bagi para pelaku usaha.

Saat ini, perkembangan Paramount Petals sendiri sudah terlihat nyata. Tiga klaster hunian—Aster, Canna, dan Gardenia—telah dihuni, sementara klaster Lily dijadwalkan mulai serah terima pada akhir Juni 2026.

Aktivitas komersial juga semakin hidup dengan beroperasinya Calico Grande dan Calico Square yang menjadi pusat kegiatan warga.

Beragam fasilitas kota turut melengkapi kawasan ini, mulai dari Paramount Petals Community Club, Taman Rasa sebagai pusat kuliner, Bethsaida Clinic, hingga unit pemadam kebakaran.

Dalam waktu dekat, Pasar Modern Paramount Petals juga akan segera beroperasi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari penghuni.

Konektivitas internal kawasan pun terus diperkuat melalui pembangunan jalan boulevard yang menghubungkan berbagai area seperti South, West, dan North Paramount Petals.

Progres pembangunan Jalan Boulevard Utara kini hampir rampung dan akan menjadi jalur utama mobilitas di dalam kawasan. Selain itu, pemasangan penerangan jalan umum telah mencapai sekitar 80 persen, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman, terutama di malam hari.

Dengan luas pengembangan mencapai sekitar 400 hektare, Paramount Petals terus menunjukkan progres pembangunan yang konsisten dan tepat waktu. Dukungan infrastruktur, termasuk akses tol langsung KM 25, semakin memperkuat posisinya sebagai kawasan terintegrasi yang ideal untuk hunian, bisnis, dan gaya hidup modern.

Melalui seluruh pengembangan ini, Paramount Petals tidak hanya membangun kota baru, tetapi juga menghadirkan standar hidup masa depan yang mengutamakan konektivitas, keberlanjutan, dan nilai investasi jangka panjang

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Tangselife
Nadia Lisa Rahman
Editor