TANGSELIFE.COM-Bursa Sajadah sebagai ritel perlengkapan ibadah yang dikenal luas sebagai pusat oleh-oleh haji dan umrah ini resmi meluncurkan transformasi layanan melalui konsep “Muslim One Stop Shopping”, sebuah pendekatan baru yang memudahkan umat Muslim memenuhi seluruh kebutuhan ibadah dalam satu tempat.
Transformasi tersebut diperkenalkan secara resmi dalam acara peluncuran yang berlangsung di Bursa Sajadah cabang Serpong BSD, Rabu (21/1/2026).
Peluncuran ini sekaligus menjadi penanda hadirnya koleksi Ramadan terbaru yang tampil lebih lengkap, modern, dan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen masa kini.
Bursa Sajadah Tampil Lebih Modern
Tak sekadar menambah ragam produk, Bursa Sajadah juga melakukan pembaruan menyeluruh pada pengalaman berbelanja.
Sejumlah gerai di kawasan strategis seperti Jakarta, BSD, Bogor, dan Bekasi kini mengusung desain toko yang lebih modern dengan tata letak rapi serta segmentasi produk yang jelas.
Melalui konsep Muslim One Stop Shopping, pelanggan dapat dengan mudah menemukan berbagai perlengkapan ibadah, mulai dari sajadah, busana Muslim, hingga parfum khas Timur Tengah tanpa harus berpindah tempat. Semua disusun untuk menciptakan pengalaman belanja yang praktis, nyaman, dan efisien.
Menariknya, Bursa Sajadah tak hanya menghadirkan oleh-oleh khas Arab Saudi. Beragam produk dari Turki, India, hingga aneka snack sehat dari berbagai daerah di Indonesia turut melengkapi pilihan.
Mulai dari sajadah dengan beragam motif dan bahan, layanan custom design tanpa minimum order, kopiah, sarung, gamis, mukena, baju koko, hingga parcel dan hampers Lebaran tersedia lengkap dalam satu atap.
Saat ini, Bursa Sajadah telah mengoperasikan 12 cabang di 9 kota besar, mencakup Jakarta, Bogor, BSD Tangerang Selatan, Bekasi, Cibubur, Bandung, Tasikmalaya, Cirebon, dan Surabaya.
CEO Bursa Sajadah, Heera SKV, menyebut Ramadan sebagai momentum strategis untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan umat.
“Kami fokus memastikan ketersediaan produk yang lengkap, pelayanan yang semakin optimal, serta pembaruan konsep toko di beberapa cabang. Tujuannya agar konsumen merasa lebih nyaman saat mempersiapkan kebutuhan ibadah selama Ramadan,” ujar Heera.
Sementara itu, Afrizal Juansyah, Business Development Operation Head Bursa Sajadah, menjelaskan bahwa konsep Muslim One Stop Shopping dirancang agar pelanggan dapat memenuhi seluruh kebutuhan Muslim dari ujung kepala hingga kaki di satu lokasi.
“Tahun ini menjadi pembeda. Bursa Sajadah bertransformasi penuh menjadi Muslim One Stop Shopping dengan kualitas terbaik, khususnya dalam menyambut Ramadan 2026,” ungkapnya.
Afrizal juga memprediksi adanya perubahan pola belanja selama Ramadan. Menurutnya, kurma akan menjadi produk favorit sejak H-30 hingga pertengahan Ramadan, sementara menjelang Idulfitri, permintaan akan bergeser ke fashion Muslim dan hampers Lebaran.
Tak hanya berorientasi pada penjualan, Bursa Sajadah juga aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Selama Ramadan, perusahaan menggelar roadshow kajian bersama ulama di berbagai cabang, sekaligus menyalurkan donasi kemanusiaan untuk Palestina dan korban bencana di Sumatera.


