TANGSELIFE.COM – Masyarakat yang biasa mudik atau pulang kampung ke selatan Jawa, kini sudah bisa menikmati perjalanan sembari healing.

Kabar gembiranya, kini jalur Pantai Selatan atau jalur Pansela Jawa sudah tersambung.

Jalur Pansela merupakan jaringan jalan yang melintasi wilayah pesisir selatan Pulau Jawa, berawal dari ujung Banten sampai Jawa Timur.

Jalur Pansela menjadi salah satu jalur alternatif yang mendukung konektivitas antardaerah di Jawa, khususnya pada momentum mudik.

Jalur Pansela Sepanjang 1.313 Km Rampung

Melansir akun Instagram resmi Kementerian PUPR @kemenpupr, pembangunan Jalur Pansela sepanjang 1.313 km telah rampung.

Jalur ini memiliki target keseluruhan sepanjang 1.543 km yang melintang dari Provinsi Banten hingga Provinsi Jawa Timur.

Adapun rincian jalur Pantai Selatan Jawa, sebagai berikut:

– Provinsi Banten

Mulai ruas Simpang Labuhan-Batas Provinsi Jawa Barat sepanjang 170 km.

Provinsi Jawa Barat

Mulai ruas batas Provinsi Banten-Sindang Barang sepanjang 416 km.

– Provinsi Jawa Tengah

Mulai ruas batas Provinsi Jawa Barat-Congot-Duwet-Glonggong sepanjang 216 km.

– Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Mulai ruas Karang Nongko-Legundi-Duwet sepanjang 112 km.

– Provinsi Jawa Timur

Mulai ruas Panggul-Sendangbiru-Jarit-Puger-Glenmore sepanjang 396 km.

Lebih lanjut, sisa ruas Pansela yang belum terbangun ialah sepanjang 230 km antara lain di Daerah Istimewa Yogyakarta sepanjang 6 km dan di Jawa Timur sepanjang 224 km.

Di samping mendukung konektivitas antardaerah, Pansela memiliki daya tarik lain, yakni suguhan beragam pemandangan alam.

Pemandangan alam yang berjejer sepanjang jalur selatan ini sekaligus menjadi penyegarab bagi masyarakat atau pemudik yang melintas.

Selain itu, terdapat juga sejumlah objek pariwisata pantai di jalur ini., seperti Pantai Congot, Pantai Soge, Pantai Pandansimo, Pantai Laguna Glagah, Pantai Glagah, Pantai Parangtritis, Pantai Kuwaru, serta Pantai Bantul.