TANGSELIFE.COM– Pemerintah Metropolitan Seoul menyiapkan pengamanan berskala besar menjelang konser comeback BTS yang akan digelar di Gwanghwamun Square, Seoul, Korea Selatan.

Konser ini diprediksi akan menarik ribuan hingga puluhan ribu penggemar dari berbagai negara.

Pada 9 Maret 2026, Wali Kota Seoul Oh Se Hoon menggelar rapat inspeksi keselamatan di Balai Kota untuk mengevaluasi kesiapan pengamanan menjelang acara besar comeback BTS tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, ia menekankan pentingnya pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai titik yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa, termasuk area yang memungkinkan orang memanjat atau berkumpul dalam jumlah besar.

“Insiden bisa terjadi ketika kita lengah karena sesuatu terasa sudah biasa. Kita harus ingat bahwa kecelakaan sering kali berawal dari satu persen kelalaian,” ujar Oh Se Hoon.

Pemerintah Seoul tidak hanya fokus pada lokasi panggung konser. Oh Se Hoon menegaskan bahwa seluruh kawasan pusat kota harus diperlakukan sebagai bagian dari area acara.

Ia menyebut wilayah dari Gwanghwamun hingga Seoul Plaza akan dikelola sebagai satu sistem ruang acara yang terintegrasi.

Menurutnya, pengaturan lalu lintas, pengendalian kerumunan, hingga jalur evakuasi harus dirancang secara terpadu agar acara berjalan aman.

“Pengelolaan tidak bisa hanya berfokus pada panggung saja. Lalu lintas dan pengendalian massa harus berjalan dalam satu sistem yang terkoordinasi,” jelasnya.

Konser BTS diperkirakan akan menarik banyak penggemar internasional yang dikenal dengan sebutan ARMY. Oleh karena itu, pemerintah Seoul juga menyiapkan berbagai langkah untuk membantu pengunjung dari luar negeri.

Salah satunya dengan menyediakan panduan informasi yang dapat diunduh sebelum acara berlangsung. Selain itu, petugas yang memiliki kemampuan bahasa asing juga akan ditempatkan di sejumlah titik strategis.

Langkah ini dilakukan agar para penggemar dapat menikmati acara dengan nyaman sekaligus pulang dengan pengalaman yang menyenangkan.

Pemerintah Seoul Bentuk Satuan Tugas Khusus untuk Konser Comeback BTS

Untuk mengoordinasikan pengamanan, pemerintah kota membentuk Citizen Safety Headquarters, sebuah satuan tugas yang dipimpin oleh direktur Kantor Bencana dan Keselamatan.

Satuan tugas ini terdiri dari delapan divisi yang memiliki peran berbeda, di antaranya:

  • Koordinasi umum
  • Pengaturan lalu lintas
  • Layanan medis
  • Operasi penyelamatan
  • Pengelolaan fasilitas
  • Dukungan bagi pengunjung asing
  • Pemantauan situasi
  • Bantuan administrasi

Pembentukan tim khusus ini bertujuan memastikan seluruh aspek keamanan dan keselamatan dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi.

Sekitar 3.400 personel akan dikerahkan untuk mendukung pengamanan konser tersebut. Mereka berasal dari berbagai instansi, termasuk pemerintah distrik setempat, pemadam kebakaran, serta lembaga terkait lainnya.

Sementara itu, Seoul Fire and Disaster Headquarters juga menyiagakan 99 kendaraan pemadam dan sekitar 765 petugas guna mempercepat respons jika terjadi keadaan darurat.

Pemerintah kota juga telah melakukan inspeksi terhadap berbagai fasilitas di sekitar lokasi konser, seperti pagar pembatas, tangga, patung, hingga struktur ventilasi.

Dalam pemeriksaan awal yang dilakukan bulan lalu, ditemukan 24 potensi risiko keselamatan yang saat ini sedang diperbaiki. Inspeksi lanjutan dijadwalkan dilakukan kembali sebelum hari pelaksanaan konser.

Konser besar ini menjadi bagian dari rangkaian comeback BTS pada tahun 2026. Grup tersebut dijadwalkan merilis album penuh kelima bertajuk “Arirang” pada 20 Maret 2026.

Sehari setelah perilisan album, BTS akan menggelar konser bertajuk “BTS THE COMEBACK LIVE: ARIRANG” di Gwanghwamun Square.

Acara ini juga akan disiarkan secara langsung melalui platform streaming Netflix, sehingga penggemar di seluruh dunia tetap dapat menyaksikan momen comeback tersebut.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Tangselife
Iis Suryani
Editor
Iis Suryani
Reporter