TANGSELIFE.COM- Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara resmi merilis jadwal imsakiyah Ramadhan 2026 yang berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia.

Jadwal ini mencakup waktu imsak dan salat Subuh mulai dari wilayah barat seperti Aceh hingga kawasan timur Indonesia, termasuk Maluku dan Papua.

Informasi tersebut disampaikan melalui Suara Muhammadiyah pada Kamis (5/2/2026).

Penyusunan jadwal imsakiyah Ramadhan 2026 dilakukan oleh Ketua Bidang Hisab dan Iptek Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Dr. Oman Fathurahman.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah

Dalam jadwal imsakiyah Ramadhan 2026 ini, Muhammadiyah menggunakan kriteria awal waktu Subuh sebagaimana diputuskan dalam Munas Tarjih Muhammadiyah ke-31 tahun 2020.

Kriteria tersebut menetapkan bahwa awal waktu Subuh dimulai ketika posisi matahari berada pada ketinggian minus 18 derajat di bawah ufuk.

Metode ini menjadi rujukan resmi Muhammadiyah dalam penyusunan waktu ibadah harian, termasuk imsak dan Subuh selama bulan Ramadhan.

Bagi umat Islam yang membutuhkan jadwal imsakiyah Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah, PP Muhammadiyah telah menyediakan file yang bisa diunduh secara gratis dan digunakan sebagai panduan selama bulan puasa.

Jadwal imsakiyah tersebut mencakup seluruh wilayah Indonesia dan dapat diakses melalui tautan unduhan resmi yang telah disediakan.

Adapun link downloadnya adalah sebagai berikut:

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026

Selain merilis jadwal imsakiyah, PP Muhammadiyah juga telah menetapkan awal 1 Ramadhan 1447 Hijriah.

Berdasarkan keputusan resmi, awal puasa Ramadhan 2026 ditetapkan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Penetapan ini didasarkan pada hasil hisab hakiki yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah dengan mengacu pada prinsip dan kriteria Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sebagaimana tercantum dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

Secara astronomis, ijtimak menjelang Ramadhan 1447 H terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 12:01:09 UTC.

Meskipun pada saat matahari terbenam kriteria visibilitas hilal Parameter Kalender Global (PKG) 1 belum terpenuhi di wilayah mana pun, kajian tetap dilanjutkan pada parameter berikutnya.

Melalui penerapan PKG 2, diketahui bahwa syarat ketinggian bulan minimal 5 derajat dan elongasi 8 derajat telah terpenuhi di wilayah Amerika setelah pukul 24:00 UTC.

Karena ijtimak juga terjadi sebelum waktu fajar di Selandia Baru, maka prinsip kesatuan matlak global dinyatakan berlaku.

Dengan demikian, 1 Ramadhan 1447 H ditetapkan serentak di seluruh dunia pada Rabu, 18 Februari 2026.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Tangselife
Iis Suryani
Editor
Iis Suryani
Reporter