TANGSELIFE.COM- Transjakarta membagikan lebih dari 520.000 paket takjil gratis kepada penumpang yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba.
Program dari Transjakarta bagi takjil gratis ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan bertajuk “Melangkah Dalam Kebaikan” yang digelar sepanjang bulan suci.
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, menegaskan bahwa kegiatan Transjakarta bagi takjil gratis tersebut menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan pelayanan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum untuk menghadirkan layanan yang lebih humanis dan penuh empati bagi pelanggan.
Transjakarta Bagi Takjil Gratis Selama Ramadan
Melalui program bertajuk Bukadijalan, pembagian takjil gratis dilakukan secara masif di berbagai rute strategis, meliputi:
- 14 koridor utama Bus Rapid Transit (BRT)
- 10 rute Royaltrans
- 11 rute Transjabodetabek
- 6 titik bus stop
Takjil yang dibagikan terdiri dari sembilan jenis produk hasil kolaborasi dengan enam perusahaan, mulai dari biskuit gandum kurma, air mineral, jus, minuman isotonik, susu, hingga makanan ringan.
Program ini dirancang agar pelanggan tetap dapat membatalkan puasa tepat waktu meski masih berada di dalam perjalanan.
Tak hanya berbagi takjil, Transjakarta juga menghadirkan program sosial bertajuk Ngebuburide.
Program ini bekerja sama dengan Dinas Sosial DKI Jakarta untuk mengajak anak-anak Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan lansia penghuni panti mengikuti berbagai kegiatan.
Kegiatan tersebut meliputi bus tour, workshop kreatif di halte, hingga buka puasa bersama.
Program ini digelar lima kali dalam sepekan dengan tujuan meningkatkan literasi transportasi publik secara inklusif.
Suasana Ramadan juga terasa di Halte MH Thamrin yang disulap menjadi Ramadan Corner. Area ini dioptimalkan sebagai ruang publik estetik sekaligus wadah pemberdayaan UMKM lokal.
Pelanggan dapat berbelanja produk UMKM atau menunggu waktu berbuka di area halte yang telah ditata lebih nyaman. Inisiatif ini menegaskan posisi Transjakarta bukan sekadar moda transportasi, tetapi juga ruang interaksi sosial.
Kebijakan khusus juga diterapkan selama Ramadan 2026. Penumpang diizinkan makan dan minum di dalam bus saat waktu berbuka puasa.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bahwa pelanggan diperbolehkan berbuka maksimal 10 menit setelah azan Magrib.
Meski demikian, pelanggan tetap diimbau menjaga kebersihan dan ketertiban selama perjalanan.
Selama Ramadan, layanan Transjakarta tetap beroperasi normal, termasuk layanan 24 jam pada 14 koridor utama.
