TANGSELIFE.COM– Mengenal bahaya doomscrolling yang bisa memberikan dampak buruk untuk kesehatan mental para pengguna media sosial.

Istilah “doomscrolling” pertama kali muncul pada awal tahun 2020, ketika dunia sedang memasuki masa pandemi Covid-19.

Pada saat itu para pengguna media sosial menghabiskan banyak waktu untuk membaca berita secara berlebihan, sehingga menimbulkan ketakutan, kecemasan, hingga depresi.

Adapun doomscrolling ini merupakan kebiasaan seseorang untuk menghabiskan banyak waktu online atau menggulirkan berita negatif di media sosial dan menimbulkan perasaan seperti tidak bisa lepas dari semua berita mengerikan.

Awalnya seseorang membaca berita untuk mendapatkan informasi tentang apa yang sedang terjadi, namun lama kelamaan karena terlalu banyak mengonsumsi berita negatif maka membentuk sebuah kebiasaan.

Hal tersebut bisa membuat kita masuk dalam lingkaran perasaan buruk dan membaca berita negatif untuk mengonfirmasi bahwa kita seharusnya merasa buruk.

Kebiasaan doomscrolling ini bisa memicu timbulnya gangguan kesehatan mental dan juga menurunkan kesehatan fisik.

Bahaya Doomscrolling untuk Kesehatan Para Pengguna Media Sosial

1. Menimbulkan stress

Kebiasaan membaca berita negatif secara terus menerus dan berlebihan ini bisa membuat kadar hormon stres kortisol dan adrenalin menjadi meningkat.

Hormon ini yang memicu seseorang merasakan cemas, marah, atau timbul perasaan terancam, bahkan membuat fungsi imun di dalam tubuh menurun.

2. Timbul kecemasan dan depresi

Hal-hal negatif ini bisa membuat seseorang merasa terpuruk dan timbul perasaan cemas, depresi, hingga serangan panik.

Melakukan kebiasaan doomscrolling ini bisa menyerap banyak perasaan negatif yang membuat orang rentan terhadap kecemasan dan depresi.

3. Memicu insomnia

Selain menyerang kesehatan mental, kebiasaan doomscrolling ini juga bisa mengganggu kualitas tidur para penderitanya.

Adanya pikiran dan perasaan negatif yang didapatkan secara berlebihan usai membaca berita di media sosial, maka akan membuat seseorang sulit tidur.

Selain itu, cahaya yang ada di ponsel dan komputer juga bisa mengganggu siklus sirkadian yang berfungsi mengatur ritme tubuh.

4. Membuat tidak produktif dan kreatif

Terlalu sering menghabiskan waktu untuk menggulirkan dan membaca berita maka akan membuat seseorang tidak produktif.

Kebiasaan ini membuat seseorang kehilangan fokus, motivasi, dan minat untuk melakukan aktivitas lainnya, bahkan lebih parahnya akan mengganggu kemampuan untuk memecahkan masalah dan berpikir kritis.

Lantas, Bagaimana Cara Menghentikan Doomscrolling?

Cara menghentikan doomscrolling
Membaca banyak berita negatif secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan mental

1. Batasi waktu menggunakan media sosial

Cara pertama untuk menghentikan doomscorolling adalah dengan memberi batasan waktu, misalnya hanya boleh 15 menit per hari.

Untuk membantu kita menetapkan batas waktu pengguna media sosial maka bisa menggunakan bantuan aplikasi lain seperti alarm, atau aplikasi kesehatan.

2. Jangan main HP sebelum tidur

Hindari melakukan aktivitas menggulir media sosial ketika sedang berada di tempat tidur atau setidaknya harus berhenti memegang ponsel setidaknya satu jam sebelum tidur.

Alihkan dengan melakukan aktivitas lain yang lebih positif seperti membaca buku, mendengarkan musik, hingga meditasi.

3. Beristirahat dari media sosial

Jika Anda mulai kecanduan dengan doomscrolling maka hal yang bisa dilakukan berikutnya adalah dengan puasa media sosial atau rehat sejenak.

Beristirahat dari media sosial ini untuk membantu Anda agar tidak terus membaca berita negatif yang memicu timbulnya perasaan panik dan stress.

Ada banyak hal positif yang bisa dilakukan ketika sedang beristirahat dari media sosial, seperti menghabiskan banyak waktu bersama keluarga dan teman, hingga melakukan hobi.

4.Mulai interaksi dengan orang lain

Kebiasaan doomscrolling akan membuat interaksi Anda dengan keluarga, teman, dan lain-lainnya menjadi berkurang, bahkan terputus.

Pasalnya, Anda akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk memegang ponsel dan mengabaikan orang sekitar.

Maka jika hal tersebut terjadi, jauhkan ponsel dan mulai untuk berbicara dengan keluarga, teman, dan orang sekitar.

Lakukan interaksi agar mendapatkan dukungan, saran, dan perspektif yang berbeda agar pikiran Anda tidak selalu negatif.

5. Memilih sumber kredibel dan konten positif

Cara terakhir untuk menghindari bahaya doomscrolling adalah dengan memilih sumber berita yang terpercaya.

Pada masa sekarang mendapatkan informasi merupakan hal yang mudah, namun Anda harus lebih pintar dan bijak untuk memilih konten seperti apa yang bisa dikonsumsi.

Hindari membaca berita yang sumbernya tidak jelas, menyesatkan, atau menakut-nakuti.

Jihan Hoirunisa
Reporter