TANGSELIFE.COM– Simak efek berbahya dari memotong kutikula kuku sembarangan dan bagaimana cara merawatnya.

Maraknya tren nail art atau hias kuku membuat keberadaan kutikula dianggap bisa cukup mengganggu, karena membuat tampilannya menjadi kurang rapih.

Akhirnya ketika pergi ke salon untuk merapihkan kuku maka memotong kutila juga kerap dilakukan agar terlihat bersih dan memberikan ilusi seperti kuku menjadi lebih panjang.

Namun, beberapa proses perawatan kuku terkadang memotong kutikula dilakukan secara sembarangan tanpa perawatan khusus.

Bahkan sebagian orang tidak menyadari potensi bahaya yang timbul dalam tindakan tersebut.

Maka sebelum pergi ke salon atau melakukan perawatan kuku, ketahui terlebih dahulu tentang kutikula kuku.

Ini Efek dari Memotong Kutikula Kuku secara Sembarangan.

Sebagai informasi, kutikula merupakan lapisan tipis kulit yang berbentuk melengkung mengikut bentuk kuku.

Adanya kutikula kuku ini untuk menjadi pelindung alami kuku agar tidak ada bakteri atau mikroorganisme yang masuk dan menimbulkan masalah baru.

Untuk itu maka memotong kutikula kuku harus dipikirkan secara matang-matang, jangan sampai hanya bertujuan untuk membuatnya lebih cantik.

Pasalnya, ketika kutikula dipotong maka akan membuat kuku jadi kering, mudah iritasi, atau bekteri menjadi lebih mudah masuk ke dalamnya.

Apabila tidak ditangani dengan benar maka bisa membuat kondisi kuku jadi berubah.

Lantas, apa saja bahaya yang mungkin timbul akibat dari memotong kutikula sembarangan, berikut ulasannya.

1. Bisa menimbulkan infeksi

Fungsi dari kutikula yang menjadi penghalang antara dasar kuku dan benda-benda yng dapat disentuh jari.

Maka memotong kutikula dapat membat kuku menjadi rentan terhadap risiko infeksi terutama jika pemotongan kutikula ini menyebabkan pendarahan.

Setiap kutikula dipangkas atau dipotong membuat dasar kuku dan akarnya terbuka sehingga memungkinkan kotoran serta bakteri lebih mudah masuk dan menyebabkan infeksi.

Mengingat jari dan kuku merupakan anggota tubuh yang sering bersentuhan dengan berbagai permukaan benda, hal ini bisa menyebabkan risiko infeksi meningkat signifikan.

Infeksi akibat memotong kutikula kuku bisa membuat bengkak dan memerah, sehingga timbul rasa tidak nyaman.

2. Kuku menjadi rusak

Pemotongan kutikula juga berpotensi membuat kerusakan atau cedera pada dasar kuku.

Meskipun tidak parah, namun cedera pada dasar kuku bisa mengakibatkan deformatis pada bentuk kuku atau bahkan retak dan patah.

Kerusakan kuku yang timbul karena infeksi dari pemotonga kutikula juga bisa berdampak pada kerusakan kuku permanen.

Apabila kuku sudah menunjukan muncul tonjolan, bintik putih, atau garis putih, maka pertumbuhan kuku dapat terhambat.

Adanya efek negatif dari memotong kutikula membuat para dermatologis tidak menyarankan untuk melakukan hal tersebut.

Meski memangkas kutikula mungkin dilakukan hanya pada saat acara khusus, tapi sebaiknya membiarkan tetap utuh adalah cara terbaik untuk menghindari potensi risiko terkait.

Untuk itu berikut beberapa tips untuk merawat kutikula kuku agar tampak sehat.

4 Tips Merawat Kutikula Kuku untuk Membuatnya Tampak Rapih dan Sehat.

Memotong kutikula kuku
Jangan Memotong Kutikula Kuku, Begini Cara Merawatnya.

1. Melembabkan

Untuk menjaga kutikula kuku agar tetap sehat maka kamu perlu melembabkannya agar jaringan kulit di area tersebut terjaga kelembapannya.

Menjaga kelembapan kutikula bisa dengan menggunakan salep, krim, lotion, atau potrelum jelly yang direkomendasikan dokter kulit.

2. Hindari manikur kasar

Ketika kamu ingin melakukan proses manikur sebaiknya memberi tahu sang ahlli untuk melakukan prosesnya secara lembut.

Hal ini dapat membantu kamu mencegah infeksi dan iriasi akibat dari manikur yang terlalu keras.

3. Hindari pemakaian bahan pengering

Zat kimia yang dapat membuat tangan, kuku, dan kutila kering adalah aseton atau sabun cuci piring.

Oleh karena itu, hindari kontak langsung dengan zat tersebut dan disarankan untuk menggunakan sarung tangan apabila melakukan aktivitas tersebut.

4. Jangan gigit kuku

Cara agar kuku dan kutikula sehat adalah dengan menghindari mengigit kuku karena dapat merusak dan meningkatkan risiko infeksi.

Pasalnya, dalam air liur mengandung enzim yang bisa merusak kulit.