TANGSELIFE.COM– Simak cara pembuatan essay yang penting diketahui oleh para pelajar maupun mahasiswa.

Pasalnya, jika Anda masih duduk di bangku sekolah atau kuliah maka tidak asing dengan tugas essay yang kerap diberikan oleh guru atau dosen.

Selain dibuat sebagai tugas, tulisan ini banyak digunakan untuk kompetisi antarsiswa, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Membuat essay tidaklah sulit yang penting adalah Anda bisa memahami struktur penulisan dan bagaimana cara membuatnya.

Untuk itu jika Anda masih merasakan kesulitan untuk membuat essai, simak ulasannya berikut ini.

Mengenal Apa itu Essay.

Essay merupakan jenis karya tulis yang mengkombinasikan antara fakta dan opini yang lebih bersifat subjektif.

Karya tulis ini adalah narasi yang bisa berupa kritik, argumen, sastra berdasarkan pengamatan kehidupan sehari-hari dari refleksi penulis.

Sementara, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) V, esai merupakan karang prosa suatu masalah secara sepintas dari sudut pandang penulis.

Sedangkan, menurut ilmu jurnalistik, ini artinya adalah tulisan yang berisikan pendapat seseorang yang membahas persoalan dengan subjektif.

Essay merupakan sebuah narasi yang ditulis dengan alasan atau tujuan, berikut alasan yang mendasari mengapa kita menulis sebuah narasi ini.

1. Meyakinkan pembaca

Narasi atau argumen yang dituliskan berutujuan untuk meyakinkan pembaca agar percaya terhadap pendapat penulis tentang fenomena tertentu.

Maka dibutuhkan data-data atau fakta yang valid untuk menunjang narasi dan memperkuat opini yang dipaparkan.

2. Menerima pendapat penulis

Setiap narasi essay yang dibuat pasti akan berbeda-beda sudut pandangnya, tergantung pada penulis.

Essay dibuat bertujuan untuk meyakinkan pembaca sekaligus membuat pembaca bisa menerima pemikiran dan pendapat penulis tentang suatu fenomena.

Satu hal terpenting yang selalu harus diingat yakni data dan fakta dalam sebuah tulisan essai wajib dicantumkan.

3. Memberikan informasi tentang topik yang dibicarakan

Narasi yang ada di essay bisa menjadi sumber informasi terhadap suatu opinni sekaligus penelitian yang telah dilakukan.

Pembaca bisa mendapatkan informasi baru yang berkaitan dengan topik tertentu dari tulisan yang ada di essai.

Adapun setelah Anda mengetahui tentang essai dan tujuan penulisannya, langkah selanjutnya adalah mengetahui struktu penulisannya.

Struktur Penulisan Essay.

Dalam membuat sebuah narasi essai maka Anda harus mengetahui telebih dahulu mengenai strukturnya dan teknik penulisannya.

Untuk itu, berikut struktur dari penulisan essai:

1. Pengantar atau pendahuluan

Pada bagian ini berisika latar belakang masalah secara umum dan menyajikan ide utaman yang akan disampaikan atau didiskusikan dalam tulisan.

Pendahuluan adalah baian yang mengantarkan pembaca untuk memhami topik yang akan dibahas.

2. Isi

Bagian ini merupakan yang paling rinci karena merupakan bagian inti essai.

Pada umumnya bagian isi ini terdiri dari tiga paragraf atau lebih yang berisikan kalimat topik, kalimat pendukung, dan juga kalimat penutup dari penulis.

Penulis dapat menuangkan sudut pandangnya mengenai topik yang dipilih pada bagain ini.

3. Penutup

Pada bagian ini berisikan rangkuman dari ide-ide essay atau kesimpulan dari semua tulisan di paragraf-paragraf sebelumnya.

Selain itu, pada bagian penutup ini juga dapat membantu mengingatkan pembaca tentang apa yang telah dibahas dalam paragraf sebelumnya.

Langkah-Langkah Membuat Essay.

Mengenal essay
Essay merupakan jenis karya tulis yang mengkombinasikan antara fakta dan opini yang lebih bersifat subjektif.

Penulis harus mengetahui cara membuat essai yang baik dan benar yang memaparkan ketajaman analisis, refleksi, argumen dan uraian yang baik serta kuat.
Berikut cara pembuatan essay:

1. Menentukan topik

Langkah pertama yang harus dilakukan penulis adalah dengan melihat arah atau tujuan dari penulisan.

Tahap ini bertujuan untuk mempermudah dalam menemukan gagasan serta menentukan format essai yang akan dibuat.

Kumpulkan gagasan atau fakta yang sesuai dengan topik yang dipilih, lalu tulislah kalimat pengantar yang mempresentasikan gagasan utama dengan jelas dan menarik.

2. Menentukan tema atau tujuan

Tema tulisan biasanya diangkat dari suatu permasalahan yang sedang dicari solusinya.

Pastikan Anda memilih tema tulisan yang disukai dan dipahami serta dikuasai oleh penulis.

Hal ini untuk membuat penulis dapat menyajikan narasi yang benar serta luwes karena sesuai dengan ketertarikan dan bidang yang dipilih.

3. Membuat kerangka tulisan

Kerangka tulisan merupakan hal terpenting yang dapat membantu penulis untuk memetakan gagasan.

Kerangka tulisa atau outline dibuat dalam bentuk daftar kalimat singkat atau diagram alir agar berkesinambungan antara paragraf satu dengan yang lainnya.

Penulis haru banyak membaca dan mencari informasi untuk memperkaya suatu gagasan.

4. Mengembangkan tulisan

Setelah menentukan topik, tema, dan kerangka tulisan, maka dapat dilanjut dengan mengembangkan tulisan menjai narasi.

Penulis harus membuat narasi yang sesuai dengan struktur penulisan essai agar jelas dan mudah dipahami oleh pembaca.

Dalam mengembangkan narasi essai, pastikan setiap paragraf memuat kalimat utama untuk menjadi fokus dari argumentasi yang disampaikan.

Kalimat utama tersebut diikuti dengan kalimat-kalimat pendukung untuk mengembangkan argumentasi.

5. Menyunting tulisan

Sebelum menyelesaikan proses penulisan, ada baiknya penulis melakukan penyuntingan.

Hal ini dilakukan agar essai yang disusun bisa memenuhi persyaratan yang baik dan bagus.

Kegiatan menyunting ini dilakukan dengan cara meneliti bahasa yang digunakan, meneliti format penulisan, kesatuan dan kepaduaan penggunnan paragraf, serta yang terakhir adalah meneliti tulisan secara menyeluruh.