TANGSELIFE.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) Hadi Tjahjanto, memberikan 43 sertifikat kepada warga Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Pemberian sertifikat dilakukan secara simbolis di salah satu rumah warga Jalan Salem 1, Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong, Selasa, 13 Februari 2024.

Hadi Tjahtjanto mengatakan, khusus untuk wilayah Kota Tangsel pihaknya menargetkan dapat menerbitkan 497.075 sertifikat bidang tanah untuk masyarakat.

Hingga awal bulan Februari 2024 ini, lanjut Hadi, sebanyak 490.205 bidang atau 98,6 persen tanah di Kota Tangsel telah memiliki sertifikat.

“Target di Tangsel ini sebanyak 497.075 sertifikat yang harus kita bagikan dan yang sudah selesai sebanyak 490.205 sertifikat bidang,” kata Hadi.

Hadi mengungkapkan dengan tersertifikatnya seluruh tanah di Kota Tangsel, ia berharap tidak ada lagi kasus persengketaan dan mafia tanah di kota bermotto Cerdas, Modern dan Religius ini.

“Kita harapkan di tahun 2024 ini kalau bisa kebut nambah lah (targetnya-red) dari 497.000. Hingga 2025 sudah selesai,” tuturnya.

Hadi mengungkapkan, program sertifikasi tersebut diketahui juga memberikan dampak positif dari sektor penambahan ekonomi.

Dengan total penerbitan sertifikat bidang tersebut ia mengklaim terdapat Rp20,05 triliun uang yang beredar di tengah masyarakat. Nilai itu didapat dari PPh, BPHTB, PNBP dan Hak Tanggungan.

“Hal ini menunjukan dampak positif dari adanya percepatan pendaftaran tanah yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN,” terangnya.

Hadi menyebut program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan program yang baik. Mantan Panglima TNI itupun berharap siapa pun Presiden yang akan memimpin Indonesia nantinya dapat melanjutkan program tersebut.

“Pasti dilanjutkan. Karena ini program pro rakyat ya, coba lihat rakyat senang semua, saya kira ini adalah program yang bagus,” pungkasnya.

Intan
Editor
Andre Pradana
Reporter