TANGSELIFE.COM- Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap modus baru peredaran narkoba lewat vape.
Dalam modus ini, narkotika berbentuk cair dicampurkan ke dalam liquid vape serta produk yang dikenal sebagai happy water.
Pelaksana Tugas Deputi Pemberantasan BNN, Brigjen Pol Budi Wibowo, menyebut bahwa pelaku secara sengaja membidik kelompok tertentu, terutama kalangan pengguna vape.
“Dari pengungkapan ini terlihat jelas bahwa sasarannya adalah klaster tertentu, yakni penikmat atau pengguna vape,” ujar Budi dalam keterangannya, Selasa 6 Januari 2026.
Kasus Narkoba Lewat Vape Terbongkar dari Apartemen di Ancol
Kasus ini terungkap setelah BNN membongkar sebuah lokasi yang digunakan sebagai tempat pengolahan narkotika cair di kawasan apartemen Ancol, Jakarta Utara.
Dari lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti dalam jumlah besar.
BNN mengamankan ribuan bungkus happy water serta hampir 10.000 cartridge vape kosong yang diduga siap diisi cairan narkotika. Di lokasi yang sama, petugas juga menemukan alat suntik yang digunakan dalam proses pengisian.
Sekitar 80 cartridge vape diketahui telah berisi narkotika, meski belum seluruhnya diedarkan ke pasaran.
“Petugas menemukan tempat yang digunakan untuk meracik dan mengolah narkotika cair, kemudian disuntikkan ke dalam liquid vape dan happy water,” jelas Budi.
Temuan ini sekaligus memperkuat analisis BNN yang telah disampaikan beberapa bulan sebelumnya. Saat itu, BNN sudah mengingatkan bahwa liquid vape berpotensi disalahgunakan sebagai media peredaran gelap narkotika.
“Beberapa bulan lalu hasil analisis kami menunjukkan potensi tersebut, dan kini terbukti di lapangan,” kata Budi.
Modus ini dinilai berbahaya karena bentuknya yang sulit dikenali dan menyasar pengguna yang mungkin tidak menyadari kandungan berbahaya di dalam liquid yang mereka gunakan.
Empat Tersangka Diamankan
Dalam pengungkapan kasus ini, BNN juga mengamankan empat orang tersangka dengan peran yang berbeda-beda. Mereka diduga terlibat sebagai penyedia bahan, pengendali distribusi, hingga pihak yang membiayai operasional.
“Empat tersangka diamankan, masing-masing memiliki peran yang berbeda dalam jaringan ini,” pungkas Budi.
BNN mengimbau masyarakat, khususnya pengguna vape, untuk lebih waspada dan tidak sembarangan membeli liquid atau produk sejenis dari sumber yang tidak jelas.
Kasus ini menjadi peringatan bahwa modus peredaran narkotika terus berkembang mengikuti tren gaya hidup masyarakat.


