TANGSELIFE.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil sampel air sungai yang diduga tercemar akibat dampak kebakaran gudang kimia di Taman Tekno.
Pengawas DLH Tangsel, Yofi mengatakan, pihaknya mengambil sampel air di empat lokasi berbeda, mulai dari lokasi kebakaran hingga di aliran sungai.
“Kita mengambil sampel ada empat titik yang pertama di lokasi kebakaran, aliran air yang dialiri, gorong-gorong, dan (perumahan) The Green,” kata Yofi, Senin, 9 Februari 2026.
Yofi menjelaskan, awalnya ia mendapatkan laporan dugaan aliran sungai tercemar dari pihak keamanan perumahan.
Ketika itu, pihaknya langsung datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penelusuran.
“Setelah kita kroscek ternyata itu, kali itu tercemar dari kebakaran yang ada di Taman Tekno yakni gudang kimia,” ungkapnya.
Yofi menyebut, sampel air yang telah diambil selanjutnya akan dibawa menuju laboratorium DLH Tangsel.
Hasil uji laboratorium sendiri diprakirakan baru akan selesai setelah 14 hari.
Ia pun menghimbau masyarakat untuk tidak mengkonsumsi ikan yang didapat dari aliran sungai tersebut.
“Dicek di lab DLH Tangsel. Untuk masyarakat agar jangan mengkonsumsi ikan yang tercemar oleh aliran air karena mengandung zat kimia,” pungkasnya.


