TANGSELIFE.COMKebocoran gas di pabrik es terjadi di Kota Tangerang, Selasa, 6 Februari 2024. Akibatnya, puluhan orang harus dilarikan ke rumah sakit.

Kebocoran gas di pabrik es di Jalan KS Tubun, Karawaci, Kota Tangerang terjadi pada dini hari.

Bocornya gas di pabrik es itu mulai tercium oleh warga sekitar pukul 02.30 WIB. Hal itu dikatakan oleh salah seorang warga sekitar, Syaiful.

Syaiful menerangkan, akibat aroma gas amoniak dari pabrik es di Tangerang itu mengakibatkan puluhan warga harus dilarikan ke rumah sakit. 

“Warga sesak nafas. Ada sekira 1.500 warga sekitar pabrik yang dievakuasi ke Taman Nobar,” kata Syaiful kepada wartawan, Selasa, 6 Februari 2024.

Syaiful menuturkan, ribuan warga yang terdampak itu tersebar di tiga rukun warga (RW). Bahkan, kata dia, ada anak-anak lansia yang terdampak harus dilarikan ke rumah sakit.

Dari informasi yang dihimpun, ada 27 orang warga yang terdampak dan harus mendapatkan pertolongan medis ke rumah sakit.

Warga yang terdampak kebocoran gas di pabrik es itu dirawat di RS Sangiang, RS Sari Asih Karawaci, RS Ar-Rahman dan RS Hermina.

Kronologis Kebocoran Gas di Pabrik Es Tangerang

Sebelumnya diberitakan, Kepala BPBD Kota Tangerang Maryono menyebut, dari data yang dimiliki ada 55 orang yang dilarikan ke rumah sakit.

Dia menyebut, pada saat kebocoran gas berlangsung sempat didapati adanya ledakan dan kobaran api.

Beruntung petugas yang diterjunkan langsung sigap sehingga api berhasil dipadamkan pada pukul 05.45 WIB.

“Pada pukul 05.45 baru dilakukan pendinginan karena pendinginannya yang agak lama karena mengandung gas amonia,” terangnya.

Maryono mengungkapkan untuk melakukan evakuasi dan sterilisasi di lokasi kejadian, pihaknya menerjunkan sebanyak 35 petugas dibantu dengan 4 armada dan 3 ambulance.

Maryono mengungkapkan, proses sterilisasi lokasi dari kandungan gas amonia dipastikan telah selesai sejak pukul 12.49 WIB.

“Pabriknya sudah reda, kebakarannya sudah reda dan pendinginannya juga sudah selesai. Bau dari amonia juga tidak ada, apalagi tadi diguyur hujan, mudah-mudahan clear,” pungkasnya.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pasti penyebab terjadinya kebocoran gas.

Intan
Editor
Intan
Reporter