TANGSELIFE.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar kegiatan santunan anak yatim di Gedung Layanan Informasi, Serpong, Jumat (13/3)
Kegiatan santunan dari PWI Tangsel yang berlangsung dalam suasana khidmat itu diisi dengan tausiyah dan ceramah keagamaan yang diikuti puluhan anak yatim.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako dan uang tunai kepada 20 anak yatim yang hadir.
Ketua PWI Tangsel, Eko Nursanto, mengatakan kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim merupakan agenda rutin yang digelar setiap Ramadan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara PWI, pemerintah daerah, para mitra, serta masyarakat. Di bulan yang penuh berkah ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik yatim,” ujarnya.
Eko menambahkan, kegiatan tersebut menjadi yang keenam kalinya dilaksanakan selama dirinya menjabat sebagai Ketua PWI Tangsel. Ia berharap kebersamaan serta kolaborasi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan.
Selain itu, ia mengingatkan para wartawan yang tergabung dalam PWI Tangsel untuk selalu menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Kita boleh kritis, tetapi tetap harus berdasarkan fakta dan data. Wartawan harus menjaga etika serta profesionalisme, karena masyarakat membutuhkan informasi yang benar dan dapat dipercaya,” ungkapnya.
Wakil Ketua PWI Kota Tangsel, Idral Mahdi, mengaku bersyukur kegiatan santunan tersebut dapat kembali terlaksana.
Menurutnya, kegiatan yang rutin digelar setiap tahun itu menjadi sarana bagi para wartawan untuk berbagi dengan anak yatim dan warga di sekitar Gedung Layanan Informasi.
“Alhamdulillah, sangat bersyukur kita bisa melaksanakan kegiatan ini rutin setiap tahun, ini merupakan sebuah niat yang dalam dari teman-teman untuk berbagi,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada para wartawan agar lebih selektif dalam memproduksi berita, terlebih di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI.
“Saya berpesan untuk teman-teman bahwa lebih selektif lagi dalam membuat sebuah berita, patuhi pedoman kode etik jurnalistik, sekarang era AI banyak berita yang tidak benar di internet,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel, Tb Asep Nurdin, menilai kegiatan yang digelar PWI Tangsel turut membantu pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
“Program ini sangat membantu kami pemerintah untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang seluruh program pembangunan yang sudah dan akan dilakukan oleh Pemkot Tangsel untuk kepentingan masyarakat,” paparnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara wartawan dan pemerintah, khususnya Diskominfo Kota Tangsel, perlu terus dijaga.
“Pesan saya, jangan takut untuk memberitakan, asal berita tersebut adalah fakta,” tutupnya.


