TANGSELIFE.COM – Ibu Pegi Setiawan alias Perong, Kartini, menangis pilu melihat anaknya dituduh sebagai dalang pembunuhan Vina Cirebon.

Menurut Kartini, bahkan Pegi Setiawan yang kini ditahan Polda Jawa Barat itu tidak mengenal sosok Vina dan Eky yang menjadi korban.

“Demi Allah Demi Rasulallah mak, saya tidak kenal sama namanya Eki sama Vina, saya tidak melakukan hal sekeji itu,” ujar ibu Pegi menirukan ucapan putranya.

Hati ibu Pegi pun makin teriris mendengar ucapan sang putra yang tak berdaya melawan tuduhan polisi.

Sampai-sampai, Pegi menyampaikan ‘pesan terakhir’ untuk ibundanya tersebut.

“Mak jikalau nanti malam mama pulang saya tidak ada umur, saya minta maaf,” ujar Kartini lagi mengulang ucapan Pegi, seperti dikutip dari YouTube TVONe.

“Saya rela dan ikhlas mak jadi tumbal orang yang berpangkat, saya nggak apa-apa mati syahid, saya nanggung dosa orang yang punya, saya orang gak punya.”

“Saya nggak apa-apa kalo semua tuduhan dijatuhkan kepada saya,” lanjutnya masih menirukan ucapan Pegi.

Ibu Pegi Setiawan Sakit Hati

Hati ibu mana yang kuat melihat anaknya difitnah, apalagi dituduh melakukan aksi pembunuhan keji.

“Saya sakit hati mendengar anak saya difitnah begitu kejam, sedangkan dia adalah tulang punggung keluarga saya dari kecil,” kata Kartini.

Diakui Kartini, ia tak bisa berkata apa-apa selain memeluk erat putranya yang saat ini mendekam di rutan Polda Jabar.

“Saya tuh gimana hati seorang ibu sampai stuck peluk anak saya sampai menangis,” ujar Kartini.

“Saya bilang ‘jangan ngomong gitu cung, Allah Maha Tahu, Allah Maha Besar, Allah Maha Mendengar apa yang tidak pernah kamu lakukan’.”

“Saya memeluk anak saya sekencang-kendangnya waktu saya mau pulang dari Polda ke Cirebon,” sambungnya.

Tak hanya ia, Kartini mengatakan putri bungsunya pun merasakan sakit hati karena kakaknya ditahan polisi.

“Adiknya pun yang perempuan yang bontot sampai nangis. Dia nggak mau makan, ‘apa salah Aa orang baik, kenapa Aa difitnah begitu kejam’,” tuturnya.

Kendati demikian, upaya Kartini untuk meyakinkan bahwa putranya tidak bersalah tetap berujung sia-sia.

Menurut Kartini, polisi sudah tidak mau peduli apakah Pegi Setiawan benar pelaku pembunuhan Vina atau bukan.

“Tapi polisi tetap tidak percaya kalo si Pegi lah yang pelaku utamanya. Sedangkan anak saya bersumpah, anak saya tidak pernah melakukan kejahatan seperti itu.”

“Anak saya di mata saya baik dan jujur,” pungkas Kartini.