TANGSELIFE.COM – Pemkot Tangerang Tangsel melakukan upaya sterilisasi aliran Sungai Jeletreng yang tercemar akibat kebakaran gudang kimia pada Senin 9 Februari 2026 lalu.

Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, upaya sterilisasi dilakukan dengan menebar karbon aktif di aliran Sungai Jeletreng.

“Kami melakukan langkah cepat yaitu dengan karbon aktif untuk bagaimana mudah-mudahan karbon aktif ini bisa mengikat senyawa kimia,” kata Pilar di Sungai Jeletreng, Kamis, 12 Februari 2026.

Karbon aktif sendiri merupakan material porus yang efektif mengurangi pencemaran, salah satunya aliran sungai melalui adsorpsi, yaitu mengikat polutan organik, logam berat, pewarna, bau dan senyawa kimia berbahaya.

Pilar mengungkapkan, penebaran karbon aktif merupakan upaya pemerintah agar zat kimia yang sempat mencemari sungai dapat diminimalisir sehingga ekosistem dapat kembali pulih.

Di samping itu, Pemkot Tangsel mengaku sedang berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mengatasi masalah pencemaran tersebut.

“Jadi ini bukan pertama dan terakhir, ini akan kita lakukan secara bertahap supaya kualitas air, kualitas lingkungan hidup kita juga semakin baik lagi,” ungkapnya.

Sebelum menebar karbon aktif, Pilar juga menyempatkan diri meninjau langsung lokasi kebakaran gudang kimia yang berada di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu.

Di area kebakaran sendiri masih tercium aroma menyengat yang bersumber dari residu bahan kimia terbakar.

Ia minta pihak perusahaan untuk segera melakukan pembersihan sisa residu karena khawatir akan menimbulkan dampak bagi kesehatan.

“Jangan sampai residu ini yang tadinya dari pestisida cair lalu terbakar, lalu menguap. Dan juga partikel-partikel kecilnya ini, mikronya ini sampai kehirup oleh masyarakat ataupun di kawasan Taman Tekno itu sendiri,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Tangselife
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Tangselife
Follow
Nadia Lisa Rahman
Editor
Andre Pradana
Reporter