TANGSELIFE.COM- Universitas Indonesia (UI) resmi menambah program studi baru dengan membuka Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial mulai tahun akademik 2026/2027.
Kehadiran jurusan ini menandai langkah serius UI dalam menjawab kebutuhan talenta digital, khususnya di bidang teknologi kecerdasan buatan yang terus berkembang pesat.
Pengumuman pembukaan prodi Kecerdasan Artifisial tersebut disampaikan langsung melalui akun Instagram resmi UI.
Program ini berada di bawah naungan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) UI dan menjadi salah satu prodi strategis untuk masa depan pendidikan teknologi di Indonesia.
Pendirian Prodi Kecerdasan Artifisial UI telah mendapatkan persetujuan Senat Akademik sejak Oktober 2025.
Dalam pernyataannya, Senat menilai prodi ini disusun secara matang dan memiliki visi jangka panjang.
Usulan program dinilai komprehensif, sistematis, serta dirancang sebagai program unggulan yang berdaya guna dan berkelanjutan.
Di lingkungan UI sendiri, prodi ini juga dikenal dengan sebutan Prodiska UI.
Selaras dengan Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial
Pembukaan prodi ini sejalan dengan Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial Indonesia 2020–2045.
Fasilkom UI memposisikan program sarjana AI sebagai bagian dari kontribusi kampus dalam mendukung transformasi digital nasional.
Kurikulum Prodi Kecerdasan Artifisial UI dirancang mengacu pada standar nasional dan internasional.
Selain itu, pembelajaran akan diperkaya melalui kolaborasi dengan industri teknologi, pemerintah, serta lembaga riset, sehingga mahasiswa tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga siap terjun ke dunia kerja dan riset.
Apa Saja yang Dipelajari di Prodi Kecerdasan Artifisial UI?
Mahasiswa Prodi Kecerdasan Artifisial UI akan dibekali kemampuan teknis dan konseptual, mulai dari pemodelan AI, rekayasa sistem AI, hingga pengembangan human-centric AI yang beretika dan bertanggung jawab.
Selain aspek teknologi, isu etika kecerdasan artifisial juga menjadi bagian penting dalam kurikulum, mengingat dampak luas AI terhadap masyarakat.
Mata kuliah inti Prodi Kecerdasan Artifisial UI antara lain:
- AI Product Design
- Architecture, Engineering, and Operations of AI Applications (AI/MLOps)
- Foundations of Data Engineering
- AI Ethics
- Knowledge Representation & Reasoning
- Search & Optimization
- Generative AI
Selain mata kuliah inti, mahasiswa juga dapat mengambil mata kuliah pilihan dengan karakteristik khusus sesuai minat dan arah karier, di antaranya:
- AI Databases
- Reinforcement Learning
- Speech Processing
- Quantitative Forecasting
- Network Science
- Web Search & Retrieval
Pilihan ini memungkinkan mahasiswa mendalami kecerdasan artifisial dari sisi teknis, analitik, maupun aplikatif.
Sebelumnya, kecerdasan artifisial merupakan salah satu peminatan dalam Prodi Ilmu Komputer UI.
Dengan berdirinya Prodi AI sebagai jurusan mandiri, Prodi Ilmu Komputer kini akan difokuskan pada penguatan fondasi komputasi, sistem komputer, dan rekayasa perangkat lunak.
Meski demikian, mahasiswa Ilmu Komputer tetap memiliki kesempatan mendalami AI melalui jalur stream atau minor khusus.
Dengan penambahan Prodi Kecerdasan Artifisial, Fasilkom UI kini menaungi tiga program sarjana, yaitu:
- Program Studi Sarjana Ilmu Komputer
- Program Studi Sarjana Sistem Informasi
- Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial
Langkah ini mempertegas posisi UI sebagai salah satu perguruan tinggi terdepan dalam pengembangan pendidikan kecerdasan artifisial di Indonesia.


