TANGSELIFE.COM- Dinkes Tangsel mengambil langkah antisipatif untuk menghadapi potensi penyebaran Super Flu di Tangsel.

Upaya antisipatif terhadap virus influenza A (H3N2) subclade K ini dilakukan melalui pemantauan intensif serta pengecekan rutin laporan kasus dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Tangsel.

Kepala Dinkes Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar, menyampaikan bahwa deteksi dini super flu di Tangsel ini menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kejadian luar biasa (KLB) akibat penyakit menular.

Menurut Allin, Dinkes Tangsel secara konsisten menjalankan program surveilans Influenza Like Illness (ILI) untuk memantau penyakit yang memiliki potensi menyebar luas.

“Kami rutin melakukan deteksi dini melalui surveilans ILI. Hingga 9 Januari 2026, belum ditemukan jenis influenza yang masuk kategori super flu di wilayah Tangerang Selatan,” ujar Allin, Jumat 9 Januari 2026.

Hasil pemantauan tersebut menjadi dasar bagi Dinkes dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk peningkatan kewaspadaan di fasilitas kesehatan.

Puskesmas Serpong 1 Jadi Sentinel Influenza

Untuk memastikan jenis virus influenza yang beredar di masyarakat, Kementerian Kesehatan telah menunjuk UPTD Puskesmas Serpong 1 sebagai Sentinel ILI di Tangsel.

“All patients dengan gejala influenza yang datang ke puskesmas sentinel akan dilakukan pengambilan spesimen, kemudian diperiksa di laboratorium Kemenkes,” jelas Allin.

Skema ini memungkinkan identifikasi dini terhadap varian virus influenza, termasuk jika terjadi mutasi yang berpotensi lebih berbahaya.

Meski belum ditemukan kasus super flu, Dinkes Tangsel memastikan kesiapan layanan kesehatan tetap optimal. Saat ini, Tangsel memiliki 31 rumah sakit, 35 UPTD puskesmas, serta berbagai fasilitas kesehatan pendukung lainnya.

“Seluruh fasilitas pelayanan kesehatan kami dinilai memadai dan siap menangani pasien influenza, termasuk jika terjadi peningkatan kasus,” kata Allin.

Masyarakat Diminta Aktif Laporkan Gejala Influenza

Selain penguatan sistem kesehatan, Dinkes Tangsel juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan. Warga diimbau segera melapor ke puskesmas terdekat jika menemukan atau mengalami gejala influenza di lingkungannya.

“Kami berharap masyarakat segera melaporkan kasus influenza agar bisa ditindaklanjuti dengan cepat. Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga harus terus dijaga,” ungkap Allin.

Kelompok Rentan Diminta Lebih Waspada

Dinkes Tangsel secara khusus mengingatkan kelompok berisiko tinggi, seperti lansia dan penderita penyakit penyerta (komorbid), untuk meningkatkan kewaspadaan.

Jika muncul gejala flu seperti demam, batuk, atau sesak napas, masyarakat diminta segera mencari pelayanan kesehatan.

Langkah antisipatif ini diharapkan mampu menekan potensi penyebaran virus influenza sekaligus menjaga kondisi kesehatan masyarakat Tangerang Selatan tetap terkendali.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Tangselife
Nadia Lisa Rahman
Editor
Nadia Lisa Rahman
Reporter