TANGSELIFE.COM – Terpidana kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Richard Eliezer alias Bharada E, telah bebas dari penjara.

Richard Eliezer bebas dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) melalui program cuti bersyarat (CB) sejak Jumat (4/8/2023).

Lantaran telah bebas, Richard Eliezer sudah bukan berstatus sebagai narapidana, melainkan menyandang status sebagai klien pemasyarakatan.

Selama menjadi klien pemasyarakatan, Richard Eliezer pun berada di bawah pengawasan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Ia juga diwajibkan mengikuti bimbingan yang diberikan oleh Pembimbing Kemasyarakatan.

Richard Eliezer akan mengakhiri program cuti bersyarat pada 31 Januari 2024 mendatang.

Mengapa Richard Eliezer Dapat Program Cuti Bersyarat?

Cuti bersyarat merupakan sebuah proses pembinaan di luar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) bagi narapidana yang divonis maksimal satu tahun 3 bulan, serta telah menjalani 2/3 masa pidana.

Berikut persyaratan cuti bersyarat yang dilansir dari situs resmi Kemenkumham:

1. Pidana penjara paling lama 1(satu) tahun 3 (tiga) bulan

2. Telah menjalani paling sedikit 2/3 (dua pertiga) masa pidana

3. Berkelakuan baik dalam kurun waktu 6 (enam) bulan terakhir

4. CB diberikan untuk jangka waktu paling lama 4 (empat) bulan

5. Melampirkan kelengkapan dokumen

Dokumen yang harus dilengkapi untuk layanan cuti bersyarat diantaranya:

– Fotokopi kutipan putusan Hakim dan Berita Acara Pelaksanaan Putusan Pengadilan.