TANGSELIFE.COM – Rusunawa Tangsel kini hampir penuh terisi. Dari 2 Rusunawa yang ada milik Pemkot Tangerang Selatan, tersisa 22 unit kosong alias tak laku.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) saat ini telah memiliki dua Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tangsel diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Kedua Rusunawa Tangsel tersebut merupakan Rusunawa Situ Gintung yang berada di Kecamatan Ciputat Timur dan Rusunawa Serua yang berada di Kecamatan Ciputat.

Kepala UPTD Rusunawa pada Disperkimta Kota Tangsel Bagus Rahadian Adinugroho mengatakan, kedua Rusunawa Tangsel tersebut saat ini hampir seluruhnya terhuni.

Bagus menjelaskan, Rusunawa Situ Gintung merupakan bangunan 4 lantai dengan kapasitas mencapai 74 unit.

Saat ini Rusunawa Situ Gintung telah terhuni 71 unit dan hanya tersisa 3 unit yang belum berpenghuni.

“Yang belum terhuni hanya ada dua unit khusus untuk difabel dan satu unit (untuk masyarakat umum) di lantai empat,” kata Bagus Rahadian, Jumat, 17 November 2023.

Sedangkan Rusunawa Serua, merupakan bangunan setinggi 5 lantai dengan kapasitas mencapai 70 unit.

Dari kapasitas 70 unit, Rusunawa Serua saat ini hanya menyisakan 19 unit yang masih belum berpenghuni.

19 unit yang belum berpenghuni tersebut diantaranya 4 unit khusus difabel, 1 unit di lantai 2 untuk manula, 1 unit di lantai 3 untuk ibu mengandung, 2 unit di lantai 4 untuk masyarakat umum dan 11 unit di lantai 5 untuk masyarakat umum.

Namun dari 11 unit untuk masyarakat umum di lantai 5, 4 unit diantaranya sedang dalam perbaikan.

Harga Sewa Rusunawa Tangsel

Bagus mengungkapkan, kedua Rusunawa tersebut memiliki harga sewa yang berbeda-beda.

Untuk Rusunawa Situ Gintung, harga sewa paling mahal berada di lantai dasar yang mencapai Rp300 ribu per bulan.

Sementara harga paling murah berada di lantai 4 dengan harga sewa mencapai Rp240 ribu per bulan.

“Setiap naik satu lantai harganya turun Rp20 ribu, lantai 2 harga sewa Rp280 ribu, karena hanya ada 4 lantai jadi yang paling murah Rp240 ribu d llantai 4,” ungkapnya.

Sementara Rusunawa Serua, harga sewa paling mahal mencapai Rp600 ribu per bulan.

Sama seperti Rusunawa Situ Gintung, harga sewa Rusunawa Serua juga lebih murah Rp20 ribu setiap naik lantainya.

“Harga huniannya lantai dasar itu Rp600 ribu, naik satu lantai berkurang Rp20 ribu jadi sampai lantai 5 itu (harganya) Rp520 ribu,” tuturnya.

“Karena kalau di lantai dasar lebih mudah untuk (akses) keluar masuk jadi pertimbangannya seperti itu,” lanjutnya.

Bagus menjelaskan, perbedaan harga sewa di kedua Rusunawa tersebut dikarenakan kondisi yang berbeda di masing-masing lokasi.

Untuk Rusunawa Situ Gintung pihaknya hanya menyediakan unit kosong, sedangkan Rusunawa Serua terdapat furnitur untuk menunjang kebutuhan masyarakat.

“Rusunawa Serua sudah ada fasilitas lengkap (seperti) kamar tidur, sofa, kasur dan sebagainya,” pungkas Bagus. (Andre)

Intan
Editor
Intan
Reporter