TANGSELIFE.COM – Bantuan beras di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan kembali didistribusikan kepada masyarakat setelah gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 selesai.

Sebelumnya, bantuan beras di Tangsel itu sempat didistribusikan oleh Pemerintah Kota Tangsel pada akhir Januari 2024 lalu.

Tetapi, bantuan beras itu kemudian dihentikan menjelang Pemilu 2024 pada 14 Februari.

Program yang menyasar masyarakat dengan ekonomi rendah itu dihentikan sementara untuk menjaga kondusivitas suasana menjelang Pemilu 2024.

Hal itu juga untuk meminimalisir potensi adanya penyalahgunaan kegiatan pendistribusian beras yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, untuk keuntungan pribadi pada Pemilu 2024.

Kini, bantuan beras 10 kilogram itu kembali akan dilanjutkan setelah Pemilu 2024 usai. Bantuan itu menyasar ke 20 ribu warga Tangsel.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Yepi Suherman membenarkan soal bantuan beras itu akan didistribusikan lagi.

“Untuk penyaluran kami dari Dinas menunggu persiapan dari Bulog sebagai penyedia berasnya,” kata Yepi Suherman, ketika dihubungi, Jumat, 16 Februari 2024.

Diketahui bantuan beras itu diberikan kepada 22.469 masyarakat Tangsel. Banguan beras  10 kilogram itu dibagikan selama 6 bulan berturut-turut.

Masyarakat yang mendapatkan bantuan beras merupakan mereka yang masuk ke dalam klasifikasi masyarakat miskin berdasarkan data dari Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

“Inflasi masih lumayan, harga untuk beras juga masih ada perubahan. Lalu yang kedua masih ada beberapa warga kita yang masuk kategori miskin eksrem yang perlu kita bantu,” ungkap Yepi saat mendistribusikan bantuan beras beberapa waktu lalu, Rabu, 31 Januari 2024.

Intan
Editor
Andre Pradana
Reporter