TANGSELIFE.COM– Simak daftar kasus korupsi terbesar di Indonesia yang menyebabkan kerugian negara hingga triliunan rupiah.
Kasus korupsi terbaru di Indonesia yang menyebabkan kerugian dengan nilai fantastis adalah kasus PT Pertamina.
Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan bahwa dalam kasus korupsi pengelolaan minyak mentah dan produk kilang ini melibatkan PT Pertamina (Persero), subholding, dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).
Ini menjadi kasus korupsi terbesar di Indonesia di urutan kedua dengan total kerugian hingga Rp193,7 triliun.
Skandal ini melibatkan empat pejabat tinggi subholding Pertamina dan tiga pimpinan perusahaan swasta. Ini menambah daftar panjang kasus korupsi terbesar di Indonesia.
Daftar Kasus Korupsi Terbesar di Indonesia yang Paling Merugikan Negara
1. Korupsi PT Timah

Urutan pertama kasus korupsi terbesar di Indonesia ini adalah pengelolaan komoditas timah oleh PT Timah Tbk.
Kasus korupsi PT Timah ini melibatkan suami dari aktris terkenal, yakni Harvey Moeis yang menikah dengan Sandra Dewi.
Sejauh ini Kejagung telah menetapkan 22 orang tersangka dalam kasus PT Timah, termasuk Harvey Moeis dan Helena Lim.
Menurut audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), total kerugian negara akibat korupsi PT Timah mencapai sekitar Rp 300 triliun.
2. Korupsi PT Pertamina
Kasus korupsi terbaru yang diungkap oleh Kejagung dan masih dalam tahap penyidikan adalah kasus PT Pertamina.
Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan empat pejabat dari PT Pertamina sebagai tersangka.
Lalu, tiga orang lainnya dari pihak swasta, yakni PT Navigator Khatulistiwa, PT Jenggala Maritim dan PT Orbit Terminal Merak.
Kerugian negara dari korupsi PT Pertamina ini mencapai Rp 193,7 triliun.
3. Korupsi BLBI
Salah satu kasus korupsi terbesar di Indonesia terjadi pada saat krisis moneter pada tahun 1998, yakni kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).
Tindakan korupsi BLBI ini bermua pada tahun 1997-1998, ketika Bank Indonesia memberikan pinjaman kepada bank-bank yang terancam bangkrut akibat krisis moneter.
Pada Desember 1998, BI menyalurkan dana bantuan sebesar Rp 147,4 triliun kepada 48 bank, namun dana tersebut disalahgunakan oleh penerimanya.
Menurut audit yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun 2000, kerugian negara akibat kasus BLBI mencapai Rp 138,4 triliun.
4. Korupsi Grup Duta Palma
Kasus korupsi terbesar di Indonesia yang satu ini terkait dengan penyalahgunaan lahan negara untuk perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.
Adapun kasus ini melibatkan Grup Duta Palma dan Mantan Bupati Indragiri Hulu.
Atas kasus ini Pemilik Grup Duta Palma, Surya Darmadi, dijatuhi hukuman 15 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, serta pembayaran uang pengganti Rp 2,2 triliun dan kerugian ekonomi Rp 39 triliun.
Sedangkan, Mantan Bupati Indragiri Hulu, Raja Thamsir Rachman, divonis sembilan tahun penjara dan denda Rp 500 juta karena dianggap membantu Surya.
Akibat kasus korupsi Grup Duta Palam ini membuat negara rugi Rp 104,1 triliun, terdiri dari kerugian keuangan Rp 4,9 triliun dan kerugian ekonomi Rp 99,2 triliun, menurut BPKP.
5. Korupsi PT TPPI
Kasus korupsi PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang dilakukan pada 2009-2011, masuk dalam daftar kasus korupsi terbesar di Indonesia pada urutan kelima.
Kasus ini bermula saat PT TPPI ditunjuk sebagai mitra penjual minyak mentah, namun perusahaan tersebut tidak menyetorkan hasil penjualan sesuai dengan prosedur dengan alasan pailit.
Kasus korupsi PT TPPI ini menyeret tiga tersangka dengan dua di antaranya adalah mantan pejabat BP Migas dan direktur TPPI.
Korupsi yang dilakukan selama tiga tahun ini membuat kerugian negara sekitar US$ 2,7 miliar atau setara dengan Rp 35 triliun.
6. Korupsi PT Asbari
Di urutan keenam kasus korupsi terbesar di Indonesia adalah korupsi yang dilakukan oleh PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).
Penyimpangan terjadi antara 2012-2019 dengan kerugian negara sebesar Rp22,78 triliun.
7. Korupsi ekspor minyak sawit mentah
Kasus korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO) pada 2021-2022 merugikan negara sekitar Rp 20 triliun.
Adapun kasus korupsi ini melibatkan pejabat Kementerian Perdagangan dan perusahaan swasta, dengan total ada lima orang yang dijadikan tersangka.
8. Korupsi PT Asuransi Jiwasraya
Kasus korupsi ini terbongkar pada tahun 2019 usai ditemukannya masalah likuiditas dari perusahaan ini.
Korupsi di PT Asuransi Jiwasraya menyebabkan kerugian negara Rp 16,8 triliun selama 2008-2019.
9. Korupsi PT Garuda Indonesia
Daftar kasus korupsi terbesar di Indonesia di urutan keenam adalah permasalahan pengadaan pesawat Bombardier CRJ-1000 dan ATR 72-600 di PT Garuda Indonesia antara 2011-2021
Kasus korupsi ini menyebabkan kerugian negara Rp8,8 triliun dalam kurun waktu 10 tahun.
10. Korupsi BTS 4G
Korupsi pengadaan tower BTS 4G oleh Bakti Kominfo masuk dalam daftar 10 besar kasus korupsi terbesar di Indonesia.
Kasus korupsi ini mulai terbongkar ketika hanya ada sebagian dari target pembangunan tower 4G yang tercapai, dengan banyak lokasi yang tidak berfungsi dengan baik.
Adapun untuk kasus korupsi BTS 4G ini merugikan negara hingga Rp8,32 triliun.