TANGSELIFE.COM – Kondisi terkini anak yang dihamili ayah kandungnya di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Anak yang dihamili ayahnya itu saat ini disebut sudah mulai berangsur membaik dari rasa trauma menjadi korban persetubuhan.

Korban yang berusia 17 tahun itu mendapatkan pendampingan psikologis atau trauma healing dari UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangsel.

Kepala UPTD PPA Kota Tangsel, Tri Purwanto mengungkapkan, saat ini kondisi mental korban dipastikan mulai membaik setelah mendapatkan bimbingan psikologis.

Terlebih, lanjut Tri, korban merasa lebih tenang setelah pelaku yang merupakan ayah kandungnya sendiri telah diamankan pihak kepolisian.

“Tadi kita juga sempat ngobrol di mobil terkait dengan ditangkapnya pelaku, itu sedikit banyaknya menghilangkan rasa ketakutan korban,” kata Tri Purwanto ketika ditemui di kantornya, Kamis (30/11/2023).

Meski mulai membaik, Tri menyebut, korban masih merasakan trauma yang amat dalam ketika berada dibeberapa momentum dan situasi. 

Oleh karena itu pendampingan psikologis untuk memperbaiki mental korban akan terus dilakukan oleh UPTD PPA Kota Tangsel.

“Cuma memang trauma itu masih ada terkait dengan jam-jam tertentu kata dia, dimana saat itu bapaknya sering datang. Bahkan korban seringkali lagi tidur tiba-tiba kaget terbangun,” ungkap Tri.

Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan mendatangi sekolah tempat korban mengenyam pendidikan.

Tri menjelaskan, maksud kedatangannya ke sekolah salah satunya untuk membahas nasib sang anak di sekolah.

Ia berharap korban tetap dapat meneruskan pendidikannya hingga akhir masa proses pembelajaran.

“Sesuai dengan hak anak (mendapatkan pendidikan) harus dipertahankan, apalagi dia kan korban,” ujarnya.

“Dan memang harus diberikan kelonggaran dalam menempuh pendidikannya apalagi dalam kondisi hamil, pihak sekolah sejauh ini sudah sangat bagus memberikan kesempatan dia belajar secara online,” pungkas Tri Purwanto.

Intan
Editor
Intan
Reporter