TANGSELIFE.COM- Pengiriman sampah Tangsel ke TPAS Cilowong dihentikan sementara usai adanya aksi penolakan dari warga Taktakan, Kota Serang.
Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, penghentian itu bersifat sementara dan pelayanan sampah di Tangsel akan tetap berjalan.
“Penghentian pengiriman ke Cilowong ini bersifat sementara,” kata Benyamin Davnie dalam keterangannya, Rabu, 7 Januari 2026.
Benyamin menyebut, sebagai solusi jangka pendek, Pemkot Tangsel akan mengalihkan pengiriman sampah ke wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor.
200 Ton Sampah Tangsel Akan dikirim ke Cileungsi per Hari
Rencananya sampah Tangsel akan dikirim ke Cileungsi mencapai 200 ton perhari dan akan berlangsung selama dua pekan.
“Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada tumpukan sampah di titik-titik permukiman maupun ruang publik di Tangsel,” ujarnya.
Benyamin menyatakan seluruh jajaran telah diperintahkan bergerak cepat dan terkoordinasi.
“Saya sudah instruksikan seluruh jajaran terkait untuk bergerak cepat dan terkoordinasi. Penanganan titik prioritas, pengaturan ritase armada, dan penguatan pengelolaan di tingkat hulu terus kami lakukan,” katanya.
Benyamin menegaskan persoalan sampah menjadi tanggung jawab penuh pemerintah. Ia juga menyebut situasi ini sebagai momentum evaluasi agar Tangsel tidak terus bergantung pada kerja sama darurat antar-daerah.
“Kondisi ini menjadi momentum bagi kami untuk mempercepat pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh dan berkelanjutan, agar ke depan Tangsel memiliki kemandirian dalam pengelolaan limbah,” pungkasnya.


