TANGSELIFE.COM- MRT Jakarta x Tahilalats berkolaborasi menghadirkan Tahilalats Station yakni toko merchandise resmi di kawasan TOD Dukuh Atas, tepatnya di persimpangan Terowongan Kendal dan Jalan Blora, Jakarta Pusat.
Edisi kolaborasi tersebut merupakan dukungan terhadap industri kreatif lokal, pengembangan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) lokal agar semakin dikenal luas hingga ke kancah global.
Peresmian Tahilalats Station ini digelar pada Rabu 14 Januari 2026 dan dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Kepala Badan Pembinaan BUMD DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat, serta kreator Tahilalats Nurfadli Mursyiding.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mendorong MRT Jakarta untuk terus menghadirkan inovasi yang memberi pengalaman berbeda bagi pengguna transportasi publik.
“Sejalan dengan visi Jakarta sebagai Kota Global, ruang publik dan transportasi massal harus menjadi etalase kreativitas lokal yang memperkuat citra Jakarta sebagai kota inklusif, kreatif, dan berkelas dunia,” ujarnya.
Ia menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam mendukung karya kreator lokal sekaligus menggerakkan ekonomi kawasan stasiun MRT Jakarta.
Hadirnya Tahilalats Station, Dukuh Atas Jadi Etalase Kreativitas Lokal
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat menjelaskan, kehadiran Tahilalats Station bukan sekadar toko merchandise, melainkan bagian dari upaya memperkaya pengalaman pelanggan MRT Jakarta dan pengguna transportasi publik lainnya.
View this post on Instagram
“Kawasan Dukuh Atas saat ini menjadi titik temu lima moda transportasi publik, yakni MRT Jakarta, LRT Jabodebek, commuterline, TransJakarta, serta rencana perpanjangan LRT Jakarta,” jelasnya.
Ia menyebut Stasiun Dukuh Atas BNI sebagai salah satu stasiun dengan tingkat pergerakan penumpang tertinggi, mencapai sekitar 25 ribu pelanggan per hari pada 2025 atau 650–700 ribu pelanggan per bulan.
Bahkan, pada Desember 2025 jumlah pelanggan tercatat menembus lebih dari 781 ribu orang.
“Tingginya lalu lintas penumpang ini menjadi potensi besar bagi pengembangan penjenamaan IP lokal. MRT Jakarta selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan industri kreatif lokal lainnya,” kata Tuhiyat.
Beragam Merchandise hingga Produk Lokal
Tahilalats Station buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 23.00 WIB. Di dalamnya, pengunjung dapat membeli berbagai merchandise resmi kolaborasi MRT Jakarta dan Tahilalats, mulai dari kaus, coaster, passkey, pin set, sticker pack, allride charm, totebag, notebook, photobook, key chain, hingga folding bag.
Tak hanya itu, tersedia pula gerai photobox serta aneka kudapan produksi pelaku usaha lokal yang bisa dinikmati di area atas.
Kehadiran Tahilalats Station menjadi bagian dari strategi MRT Jakarta menghadirkan point of interest di kawasan TOD, sekaligus memperkuat peran transportasi publik sebagai ruang hidup perkotaan yang mendukung kreativitas dan ekonomi lokal.


