TANGSELIFE.COMTumpukan sampah yang sempat menggunung di Pasar Cimanggis, Jalan Otista Raya, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kini telah diangkut dan dibersihkan.

Berdasarkan pantauan di lokasi Kamis (8/1), area yang sebelumnya dipenuhi sampah hingga meluber ke badan jalan sudah terlihat bersih.

Di lokasi juga didirikan tenda putih yang difungsikan sebagai posko pemantauan guna mencegah pembuangan sampah liar kembali terjadi.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, sampah dari Pasar Cimanggis diangkut oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan dikirim ke pihak swasta untuk dikelola.

“Dibuang, dikelola oleh pabrik kertas di Cileungsi kalau tidak salah,” ujar Benyamin, Kamis, 8 Januari 2026.

Ia menjelaskan, dalam proses pengangkutan tersebut, Pemkot Tangsel mengerahkan sebanyak 27 armada truk yang saat ini dimiliki DLH.

Untuk mengantisipasi penanganan sampah ke depan, Benyamin menyebut Pemkot Tangsel berencana menambah jumlah armada dengan melibatkan jasa pengangkut tambahan.

“Karena kita sekarang ini punya 27 armada truk, nanti kalau sudah darurat sampah ini kita akan klik untuk pengangkutan sampahnya, mungkin itu ada 40 truk nantinya,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya tumpukan sampah di area Pasar Cimanggis sempat menggunung hampir setinggi atap bangunan kios. Bahkan sampah tersebut sampai meluber hingga menutup satu badan jalan.

Selain menganggu estetika kota, tumpukan sampah itu mengeluarkan aroma tidak sedap yang membuat masyarakat maupun pengendara tidak nyaman.

Masih Banyak Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Perpanjang Status Darurat Sampah

Pemkota Tangsel pun memutuskan untuk memperpanjang status darurat penanganan sampah untuk kedua kalinya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel, Tubagus Asep Nurdin mengatakan, perpanjangan itu didasari hasil evaluasi status darurat sampah tahap pertama yang berakhir pada Senin (5/1/26) kemarin.

“Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan memperpanjang status tanggap darurat pengelolaan sampah,” kata Tubagus, Rabu, 7 Januari 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi itu didapati masih ditemukannya tumpukan sampah sehingga memerlukan penanganan ekstra.

“Setelah hasil evaluasi menunjukkan masih adanya tumpukan sampah di sejumlah titik serta perlunya penanganan ekstra agar pengangkutan dan pembersihan berjalan optimal,” jelasnya.

Dengan adanya perpanjangan status itu, ia berharap pelayanan sampah dapat berjalan lebih maksimal.

“Perpanjangan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kebersihan tetap maksimal dan kondisi kota kembali normal sepenuhnya,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Tangselife
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Tangselife
Follow
Iis Suryani
Editor
Andre Pradana
Reporter