TANGSELIFE.COMSurat warga Israel yang menjadi sandera dan dibebaskan Hamas ketika gencatan senjata di Gaza viral.

Alih-alih trauma akibat disandera, warga Israel bernama Danielle Aloni itu menuliskan terima kasih dalam suratnya.

Danielle Aloni berterima kasih atas perlakuan baik para militer Hamas selama ia dan putrinya, Emilia, disandera sejak 7 Oktober lalu.

Sepucuk surat dari Danielle Aloni yang berisi ucapan terima kasih tersebut dirilis oleh sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam.

Isi Surat Warga Israel, Danielle Aloni, untuk Hamas

Surat warga Israel yang sempat ditawan itu dibagikan oleh media militer Al-Qassam melalui saluran Telegram.

Surat berisi ucapan terima kasih Danielle Aloni itu kemudian tersebar luas di media Arab dan Timur Tengah, hingga ke penjuru dunia lainnya.

Dalam suratnya, Danielle mengungkapkan curahan hati dari lubuk hati terdalam atas kemanusiaan dan perlakuan baik Hamas terhadapnya dan Emilia selama ditahan.

Danielle dibebaskan bersama putrinya yang berusia 6 tahun sebagai bagian dari pertukaran tawanan pertama antara Perlawanan dan Israel pada hari Jumat, 24 November 2023.

Berikut isi surat Danielle yang telah diterjemahkan:

Kepada para jenderal yang telah menemani saya dalam beberapa minggu terakhir, sepertinya kita akan berpisah besok, tetapi saya berterima kasih kepada Anda dari lubuk hati yang paling dalam atas rasa kemanusiaan Anda yang luar biasa yang ditunjukkan kepada putri saya, Emilia.

Kalian sudah seperti orang tua baginya, mengundangnya ke kamar kalian kapan pun dia mau.

Dia mengakui bahwa Anda semua adalah teman-temannya, bukan hanya teman, tetapi benar-benar dicintai dan baik.

Terima kasih, terima kasih, terima kasih atas waktu yang Anda habiskan sebagai perawat.

Terima kasih telah bersabar bersamanya dan memberikan permen, buah-buahan, dan semua yang tersedia, bahkan ketika tidak ada.

Anak-anak seharusnya tidak berada dalam penangkaran, tetapi berkat Anda dan orang-orang baik lainnya yang kami temui di sepanjang perjalanan, putri saya merasa seperti ratu di Gaza.

Secara umum, dia mengakui merasa seperti pusat dunia.

Dia belum pernah bertemu siapa pun dalam perjalanan panjang kami, mulai dari pangkat terendah hingga pimpinan, yang tidak memperlakukannya dengan kelembutan, kasih sayang, dan cinta.

Saya akan selamanya menjadi tawanan rasa syukur karena dia tidak pergi dari sini dengan trauma psikologis seumur hidup.

Saya akan selalu mengingat sikap baik Anda, yang diberikan di sini meskipun situasi sulit yang Anda hadapi dan kerugian besar yang Anda derita di Gaza.

Saya berharap di dunia ini kita benar-benar bisa menjadi teman baik.

Saya berharap kalian semua sehat dan sejahtera… Kesehatan dan cinta untuk kalian dan anak-anak keluarga kalian.

Terima kasih banyak.

Danielle dan Emilia.

surat warga Israel Danielle Aloni
surat dari warga Israel, Danielle Aloni, untuk Hamas