TANGSELIFE.COM- Kenali dampak minum kopi setelah mengonsumsi obat untuk kesehatan tubuh.

Pasalnya, kafein di dalam kopi dapat berinteraksi dengan jenis obat tertentu yang dikonsumsi dan menimbulkan efek yang berbahaya.

Pada dasarnya, kebanyakan jenis obat tidak diperbolehkan untuk dicampur dengan zat lain, termasuk kafein yang ada dalam kopi.

Berdasarkan penelitian, minum kopi setelah minum obat bisa membatasi keefektifan dan mempengaruhi kinerja obat.

Maka simak dampak negatif minum kopi setelah minum obat yang wajib untuk Anda ketahui.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Minum Kopi Setalah Minum Obat?

Ketika habis mengonsumsi obat maka seseorang harus memberikan jarak dan waktu yang cukup ketika ingin minum kopi guna menghindari efek negatif.

Para ahli merekomendasikan dua sampai tiga jam setelah minum obat jadi waktu yang tepat untuk kembali mengonsumsi kopi.

Keberadaan kafein yang ada di dalam kopi dapat mempengaruhi penyerapan, distribusi, metabolisme, dan ekskresi obat.

Alhasil, sangat tidak disarankan untuk minum kopi setelah mengonsumsi obat karena khawatir dapat menimbulkan efek berbahaya.

Meski beberapa jenis obat seperti adenosine dan antibiotik tidak menimbulkan efek yang serius jika bercampur dengan kafein yang ada di kopi, namun tetap ada efek samping sepeti sakit kepala dan kenaikan irama denyut jantung.

Bahkan efek samping lebih serius dapat terjadi jika minum kopi bercampur dengan obat jenis stimulan, seperti efedrin.

Efek berbahaya yang terjadi diantaranya adalah memicu gangguan jantung.

Pada intinya meminum kopi setelah minum obat akan memicu timbulnya masalah kesehatan serius pada seseorang, maka sebaiknya dihindari.

Minum Kopi Setelah Minum Obat Berbahaya, Berikut Dampak Negatifnya.

Efek minum kopi
Para ahli menyarankan untuk minum kopi setidaknya tiga jam setalah bangun tidur antara pukul 09.30 sampai 11.30 agar tidak mengganggu kesehatan.

1. Detak jantung tidak normal

Kebiasaan minum kopi berbarengan dengan obat menimbulkan efek samping berbahaya bagi kesehatan.

Kafein yang ada di dalam kopi dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat seperti efedrin dan fenilpropanolamin, yakni obat yang berfungsi mengatasi gejala flu dan hidung tersumbat.

Selain itu, jenis obat asma, theophylline, antidepresan, antipsikotik, antibiotik juga tidak bisa dicampur dengan kafein.

Efek melek dari kafein ini dapat merangsang kerja otak dan jantung, sehingga membuat detak jantung meningkat drastis.

2. Keracunan kafein

Dampak negatif lainnya dari mengonsumsi kopi setelah minum obat adalah keracunan kafein, pasalnya ada kemungkinan obat-obatan tersebut juga mengandung kafein.

Kafein yang ada pada obat dapat bertahan lebih lama di dalam tubuh, sehingga ketika Anda minum kopi dapat meningkatkan level kafein.

Ketika kafein yang ada dalam tubuh terlalu banyak maka akan berbahaya.

3. Membuat kinerja obat menurun

Khasiat obat akan lebih lama bereaksi jika Anda mengonsumsi kopi usai minum obat-obatan tertentu.

Adanya kafein pada kopi bisa mengganggu proses penyerapan obat di dalam lambung dan usus halus.

Jenis obat yang kinerjanya akan menurun jika bercampur dengan kafein adalah golongan obat antidepresan, esterogen, obat-obatan hipotiroid, hipertiroid, dan osteoporosis.

4. Membuat kinerja antibiotik terganggu

Penyerapan jenis obat tertentu akan terganggu jika Anda mengonsumsi kopi setelah minum obat, termasuk obat jenis antibiotik kelompok tetraskilin.

Interaksi antara kafein dan antibiotik bisa menghasilkan efek beracun terhadap bakteri-bakteri baik di dalam tubuh.