TANGSELIFE.COM- Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) resmi menerapkan sistem Multi-Factor Authentication (MFA) sebagai syarat utama mengakses portal ASN Digital.

Kebijakan ini berlaku bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia dan menjadi bagian dari upaya penguatan keamanan data serta integrasi layanan kepegawaian nasional.

Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menjelaskan bahwa ASN Digital dirancang sebagai sistem terpadu untuk mengelola lebih dari 5,2 juta ASN secara nasional, mulai dari rekrutmen hingga masa pensiun.

Ia menegaskan pentingnya partisipasi aktif ASN dalam memanfaatkan platform ini, khususnya melalui pemutakhiran data mandiri.

Sebagai informasi, ASN Digital adalah portal terintegrasi yang dikembangkan BKN untuk menyatukan seluruh layanan manajemen kepegawaian ASN dalam satu sistem.

Melalui platform ini, data ASN dapat dikelola secara lebih akurat, transparan, dan akuntabel.

ASN Digital juga menjadi pintu masuk tunggal (single access) ke berbagai layanan penting seperti SIASN, SSCASN, MyASN, dan sistem kepegawaian lainnya.

Fitur Utama ASN Digital

Menurut BKN, terdapat lima fitur inti dalam ASN Digital, yaitu:

  • Perencanaan Kebutuhan ASN
  • Pengadaan atau Rekrutmen ASN
  • Pengelolaan Kinerja
  • Pengembangan Talenta dan Karier
  • Pemberhentian dan Pensiun

Kelima fitur ini dirancang untuk memastikan proses kepegawaian berjalan objektif serta meminimalkan konflik kepentingan dalam pengambilan keputusan.

Tak hanya itu, ASN Digital juga mencakup 47 layanan yang mengelola seluruh siklus hidup ASN, dari awal pengangkatan hingga akhir masa tugas.

Fungsi ASN Digital bagi Karier ASN

Keberadaan ASN Digital membawa sejumlah manfaat penting, antara lain:

  • Meningkatkan transparansi jenjang karier ASN
  • Menjamin keadilan dalam proses seleksi dan promosi
  • Menyediakan data kepegawaian yang terintegrasi dan real time
  • Memudahkan ASN melakukan pemutakhiran data mandiri

Dengan sistem ini, setiap riwayat kinerja dan pengembangan karier ASN dapat dipantau secara lebih objektif.

Cara Daftar MFA di ASN Digital

Agar dapat mengakses ASN Digital, setiap ASN wajib mengaktifkan MFA. Berikut langkah-langkahnya:

1. Unduh aplikasi Google Authenticator melalui Play Store atau App Store

2. Buka laman https://asndigital.bkn.go.id

3. Pilih menu “BKN”

4. Login menggunakan username dan password SSO BKN (e-Kinerja/SSCASN)

5. Klik opsi “Aktifkan MFA (OTP)”

6. Sistem akan menampilkan QR Code

7. Buka Google Authenticator di ponsel

8. Pilih Pindai Kode QR

9. Arahkan kamera ke QR Code di layar

10. Kode OTP 6 digit akan muncul dan diperbarui setiap 30 detik

11. Masukkan kode tersebut ke kolom verifikasi

12. Isi nama perangkat (device name)

13. Klik Submit, aktivasi MFA selesai

Cara Login dan Menggunakan ASN Digital

Setelah MFA aktif, proses login ASN Digital dilakukan sebagai berikut:

1. Masukkan username dan password seperti biasa

2. Buka aplikasi Google Authenticator

3. Input kode OTP terbaru ke kolom One-time code

4. Login berhasil dan ASN Digital dapat digunakan

Penerapan ASN Digital BKN dengan sistem MFA menjadi langkah penting dalam transformasi digital kepegawaian nasional.

Selain meningkatkan keamanan, platform ini juga mendukung transparansi, objektivitas, dan efisiensi pengelolaan ASN di seluruh Indonesia.

Bagi ASN, memahami cara kerja ASN Digital dan mengaktifkan MFA bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban agar tetap dapat mengakses seluruh layanan kepegawaian resmi pemerintah.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Tangselife
Iis Suryani
Editor
Iis Suryani
Reporter