TANGSELIFE.COM – Menjelang hari raya Idul Adha seluruh hewan kurban yang berada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dipastikan akan dilakukan cek kesehatan.

Kepala UPT Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Tangsel, Pipit Surya Yuniar mengatakan, cek kesehatan akan menyasar peternak lokal yang berdomisili di Tangsel dan lapak-lapak penjualan hewan kurban.

“Nanti ada (cek kesehatan hewan kurban, red), jadi kemungkinan H-10 Idul Adha kita baru mulai, karena kan lapak-lapak belum semuanya berdiri,” kata Pipit kepada Tangselife.com, Rabu, 15 Mei 2024.

Ia menyebut, cek kesehatan dilakukan guna mengetahui apakah hewan yang akan digunakan untuk berkurban sedang terserang penyakit atau tidak.

Selain itu dalam proses pengecekan kesehatan pihaknya juga akan melakukan vaksinasi agar hewan-hewan tersebut dapat terhindar dari serangan penyakit.

Pipit menjelaskan, sama seperti perayaan Idul Adha pada tahun-tahun sebelumnya, beberapa penyakit hewan yang dikhawatirkan yaitu Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Lebih ke pencegahan, karena sejak awal kita fokus vaksinasi, yang PMK (Penyakit Mulut dan Kuku, red) itu masih terus berlanjut, jadi lebih ke pencegahan dan pemberian vitamin rutin,” terangnya.

Pipit menyebut, pada tahun 2024 ini, pihaknya menargetkan akan melakukan pengecekan terhadap ratusan lapak penjual hewan kurban di Kota Tangsel.

Nantinya lapak penjual hewan yang sudah dilakukan pengecekan akan ditandai dengan label dari Dinas untuk menginformasikan kepada calon pembeli.

“Sama seperti tahun lalu, jumlah pastinya lupa, tapi sekitar 300 an lapak. !anti biasanya dari bidang atau dinas ada labeling untuk lapak yang sudah diperiksa,” pungkasnya.

Andre Pradana
Editor
Andre Pradana
Reporter