TANGSELIFE.COM-Perkembangan rencana MRT tersambung ke Tangsel kembali diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan

Sebelumnya, rencana tersambungnya kereta Mass Rapid Transit atau MRT dari wilayah Jakarta ke Tangsel sempat menjadi perbincangan hangat.

Diketahui beberapa waktu lalu beberapa Kepala Dinas di lingkup Pemkot Tangsel dipimpin oleh Pilar Saga Ichsan mendatangi kantor PT MRT untuk membahas rencana kemungkinan tersambungnya kereta MRT dari Jakarta ke Tangsel.

Pilar mengungkapkan, salah satu point yang disepakati dalam pertemuan tersebut yaitu pihak PT MRT akan membuat Pra Feasibility Study (Pra FS) untuk rencana tersebut.

Pra Feasibility Study merupakan dokumen tahap awal kajian yang nantinya digunakan untuk menilai kelayakan suatu kegiatan proyek atau pembangunan.

Pilar mengungkapkan pembuatan Pra Feasibility Study tersebut rencananya akan rampung pada akhir tahun 2024 ini.

“Jadi pihak PT MRT saat ini sedang membuat pra FS atau pra feasibility Study rencana ada satu trase yang akan dibangun mungkin Desember ini selesai untuk feasibility study-nya,” kata Pilar kepada Tangselife.com, Jumat, 17 Mei 2024.

Perencanaan MRT Tersambung ke Tangsel Bakal Memasuki Tahap Pembuatan Pra Feasibility Study

Apabila Pra Feasibility Study telah rampung, Pilar berharap nantinya akan ada investor yang mau terlibat dalam rencana pembangunan tersebut.

“Mudah-mudahan dalam waktu ke depan setelah feasibility study itu selesai lalu bisa market sounding investor ataupun skemanya soft launch,” tuturnya.

Pihak mengungkapkan rencana MRT tersambung ke Tangsel juga mendapatkan dukungan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Kita sudah komunikasi juga dengan Kemenhub, jadi saat itu setelah dari PT MRT waktu itu Pemkot Tangsel langsung ketemu dengan Dirjen Perkereta Apian dan beliau sangat menyambut baik sekali, mendukung untuk MRT dilanjutkan dari Jakarta masuk ke wilayah Tangsel,” terangnya.

Kendati demikian Pilar menyebut, rencana MRT tersambung ke Tangsel tersebut masih membutuhkan waktu yang cukup lama.

Terlebih harus ada persetujuan dari Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi Jakarta karena nantinya kereta MRT akan menyambungkan dua wilayah tersebut,

“Karena ini antar daerah Pemprov Banten dan Jakarta karena yang menggunakan MRT ini bukan hanya warga Tangsel tapi juga warga Provinsi Banten, banyak sekali yang nanti memanfaatkan adanya MRT ini,” pungkasnya.

Jihan Hoirunisa
Editor
Andre Pradana
Reporter