TANGSELIFE.COM – Sosok Kakek Supriadi (63) asal Tangerang Selatan (Tangsel) mendadak viral setelah diketahui melakukan perjalanan ke Mekkah menggunakan sepeda.

Dari informasi yang dihimpun dari Instagram @wargatangsel, kini kakek Supriadi sudah sampai Mekkah dengan selamat dan sehat pada Minggu, 4 Januari 2024.

Salah seorang netizen yang ada di Tanah Suci mengabadikan video tersebut dan mengunggahnya ke media sosial.

“Ketemu bapak yang viral bawa sepeda ke Mekkah, dari Tangsel. Ini bawa dua sepeda,” ucap sang perekam video.

Tampak kakek Supriadi mengenakan baju dan celana lengan panjang berwarna biru serta tas dan peci.

Dari raut wajahnya ia tampak segar, bahkan kerap memberikan senyuman kepada perempuan yang mengabadikan momennya.

Kakek Supriadi menuturkan bahwa ia berencana ke Pakistan juga dengan sepedanya. Akan tetapi ia mengurungkan niat tersebut karena cuaca di sana sedang dingin.

Kakek Supriadi Mulai Perjalanan dari Serpong

Viral
Perjalanan Kakek Supriadi ke Mekkah dengan sepeda dari Kota Tangsel, viral di TikTok.

Supriadi memulai perjalanannya dari Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong, Kabupaten Tangerang Selatan, Banten, pada 29 September 2023 silam.

Dalam video yang pertama kali viral, sang kakek nampak mengayuh sepedanya yang juga mengangkut beberapa perlengkapan lain.

Sementara itu, Supriadi menggendong tas ransel di pundaknya dan tas berukuran kecil yang menghadap depan.

Tas lainnya yang ia bawa diikat di atas kursi penumpang.

Pada bagian belakang sepeda terdapat pelat atau piringan bertuliskan ‘Indonesia to Makkah’ dan ‘Tangsel’ yang merupakan domisilinya.

Tak ketinggalan, ia juga memasang bendera Indonesia di atas pelat tersebut.

Bendera merah putih dengan ukuran kecil juga ia pasang di bagian depan sepeda, bersandingan dengan bendera Arab Saudi.

Sebelum memulai perjalanan panjang ini, Supriadi telah meminta doa dan restu dari istri dan anak-anaknya.

Ia mengaku bahwa kondisinya tubuhnya masih sehat, sehingga mampu mengayuh sepeda dengan jarak jauh.

“Meskipun usia tak lagi muda, Alhamdulillah kondisi badan masih sehat dan didukung oleh keluarga tercinta,” ucap Supriadi.

Dengan sepedanya itu, kakek Supriadi bakal menempuh 20 negara lain sampai ke tujuan.

Diperkirakan, ia menghabiskan waktu selama tujuh bulan perjalanan untuk sampai ke Tanah Suci.

Untuk beristirahat di tengah perjalanannya, ia memilih masjid atau musala yang ia temui.

Ternyata, Supriadi memiliki jadwal tersendiri untuk melakukan perjalanannya ini.

Setiap harinya ia memulai perjalanan pukul 06.00 WIB setelah salat Subuh, kemudian jam 10.00 WIB akan berkunjung ke masjid untuk salat Dhuha dan melanjutkan perjalanan.

Pemberhentian akan selalu ia lakukan ketika memasuki waktu salat.

Usai salat Maghrib, ia akan istirahat total di masjid, sehingga setiap harinya ia di perjalanan sekitar 5 jam saja.

Kakek Supriadi menjelaskan bahwa aksinya ini berlandaskan niat untuk menunaikan ibadah sesuai pada rukun Islam.

Ide Perjalanan ke Mekkah Berawal dari Obrolan Bersama Teman

Supriadi mengungkapkan bahwa ide untuk melakukan perjalanan ke Mekkah menggunakan sepeda merupakan obrolannya bersama temannya yang pernah menyoba hal serupa.

Mulai dari obrolan tersebut, kakek Supriadi pun memantapkan niatnya dan menyiapkan kepergiannya untuk ke Mekkah sejak jauh-jauh hari, termasuk mempersiapkan persyaratan dokumen.

Tak disangka, perjalanan Indonesia ke Mekkah menggunakan sepeda yang diperkirakan akan menempuh waktu selama 7 bulan itu ternyata bisa ditempuh dalam waktu 4 bulan saja.

Dwi Oktaviani
Editor