TANGSELIFE.COM – Sejumlah warga Poncol, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar rekonsiliasi dengan mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam).

Pertemuan antara warga Poncol dan Mahasiswa Unpam ini berlangsung di rumah dinas Wali Kota Tangsel, kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan, Serpong, Selasa (14/5).

Benyamin mengatakan, proses rekonsiliasi dilakukan sebagai upaya untuk menyejukan suasana setelah viralnya peristiwa pembubaran ibadah mahasiswa Unpam beberapa waktu lalu.

Proses rekonsiliasi dimediasikan langsung oleh Benyamin Davnie selaku Wali Kota Tangsel, serta dihadiri perwakilan Polres Tangsel, Kodim 0506, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kemenag dan Persaudaraan Timur Raya (Petir).

Benyamin berharap dengan adanya pertemuan antara warga Poncol dan Mahasiswa Unpam ini agar dapat saling memaafkan, sehingga tidak terjadi peristiwa lanjutan yang dapat memperkeruh suasana.

“Intinya adalah pertemuan ini saling meminta maaf dan memberi maaf, rekonsiliasi antar warga masyarakat yang sudah bisa kita selesaikan,” kata Benyamin.

Orang nomor satu di Kota Tangsel itu berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di kota bermotto Cerdas, Modern dan Religius.

“Ini pelajaran berharga buat Tangerang Selatan, terima kasih saya sampaikan kepada semua pihak dari Petir, mahasiswa dan warga,” ungkapnya.

Benyamin Ajak Warga Poncol dan Mahasiswa Unpam Lakukan Mediasi Mencari Jalan Keluar Terbaik

Benyamin menyebut, setelah pertemuan berlangsung pihaknya akan menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil. Termasuk perihal beberapa warga yang saat ini telah ditetapkan tersangka

“Ya nanti akan ada tahapan lebih lanjut setelah itu, sabar dulu, kita intinya rekonsiliasi dulu,” pungkasnya.

Selain itu Benyamin menuturkan, Pemkot Tangsel sendiri akan kembali melakukan pembinaan terhadap seluruh Ketua RT dan RW.

“Saya sudah mengambil langkah, antara lain dalam pembinaan RT dan RW untuk mereka memahami tugas pokok dan fungsi RT RW yang intinya adalah pada komunikasi,” terangnya.

“Kemudian juga penajaman perhatian kepada aparat kewilayahan kami, jadi Tangerang Selatan ini adalah rumah dan kota kita, maka kemudian harus memberikan manfaat buat masyarakat banyak,” pungkasnya.

Jihan Hoirunisa
Editor
Andre Pradana
Reporter