TANGSELIFE.COM – Pihak Kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan hilangnya motor Pesapon atau petugas penyapu jalan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Kanit Reskrim Polsek Pamulang, AKP Fathurroji mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Kami baru dapat info dan segera jemput bola tim piket akan telusuri TKP di maksud. Anggota sudah di TKP,” kata Fathurroji kepada Tangselife, Rabu, 2 April 2025.
Di lokasi kejadian hilangnya motor Pesapon DLH Tangsel, pihak Kepolisian segera mengumpulkan beberapa alat bukti, termasuk menyisir rekaman CCTV.
“Sudah berkoordinasi dengan toko-toko sekitar TKP, cari yang bisa bantu cek CCTV, namun terkendala tutup toko sekitar,” ungkapnya.
Belum diketahui pasti berapa banyak jumlah pelaku saat beraksi. Namun Fathurroji memastikan akan memburu pelaku.
Fathurroji mengungkapkan, pihaknya juga telah mendatangi kediaman korban untuk menggali informasi terkait kejadian tersebut.
Selain itu pihak Kepolisian juga meminta kepada korban untuk segera membuat laporan sehingga dapat segera langsung diproses.
“Tim sudah di rumah kediaman korban, infonya yang bersangkutan belum lapor ke Polsek karena menunggu anaknya. Besok yang bersangkutan segera buat laporan,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya Sepeda motor Pesapon DLH Tangsel raib dicuri maling. Peristiwa itu terjadi pada Rabu pagi (2/4) sekira pukul 07.00 WIB.
Saat itu korban diketahui bertugas menyapu jalan Siliwangi Pamulang. Sebelum mulai bekerja ia memarkirkan kendaraannya di depan salah satu toko ritel.
Setelah menyelesaikan pekerjaannya, korban terkejut lantaran sepeda motornya tidak ada di lokasi tempat semula ia memarkirkan kendaraannya.
“Salah satu ibu pekerja DLH Tangsel motornya dicuri, kejadian pagi sekitar jam 07.00 WIB. Si ibu lagi bersihin sepanjang area Pamulang,” kata salah seorang warga melalui direct message kepada Tangselife, Rabu, 2 April 2025.



