TANGSELIFE.COM – Masyarakat dihebohkan terhadap penemuan mayat dalam sarung di Pamulang tepatnya di Jalan Haji Saleh, Kelurahan Benda Baru, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada hari Sabtu, 11 Mei 2024.

Setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak Kepolisian diketahui bahwa mayat  tersebut merupakan penjaga warung madura berinisial AH (31) yang berada di jalan Lempar Cakram Perumahan Serua Permai, Kelurahan Benda Baru, Pamulang.

Pantauan Tangselife.com pada Senin (13/5), warung madura tersebut dalam keadaan tutup dan terbentang garis kuning polisi.

Berdasarkan pengamatan di lokasi tidak terlihat juga adanya aktivitas di warung Madura tersebut.

Warga Ungkap Aktivitas Terduga Pelaku Usai Bunuh dan Buang Mayat Dalam Sarung di Pamulang

Identitas mayat dalam sarung di Pamulang telah diketahui
Pihak kepolisian berhasil menemukan terduga pelaku dan mengetahui identitas mayat dalam sarung di Pamulang (Tangselife.com/Andre Pradana)

Salah seorang warga, Sodiq (32) mengatakan, setelah peristiwa penemuan mayat dalam sarung di Pamulang, warung tersebut juga didapati masih beraktivitas melayani pembeli normal seperti biasa.

“Habis kejadian itu biasa aja, tidak ada yang curiga. orang yang pada beli juga dilayani seperti biasa, jadi kaya gak terjadi apa-apa,” kata Sodiq saat berbincang dengan Tangselife.com, Senin, 13 Mei 2024.

Sodiq mengungkapkan, dalam kesehariannya baik korban maupun pelaku tinggal di warung tersebut.

Mereka disebut-sebut menjaga warung secara bergantian setiap harinya.

Ia menyebut, warga di sekitar juga tidak ada yang menyangka bahwa ada peristiwa pembunuhan di lokasi tersebut.

Terlebih, lanjutnya, kedua orang itu terlihat memiliki hubungan yang baik-baik saja.

“Kelihatannya akur-akur saja, dua-duanya tinggal disitu, apalagi warungnya kan buka 24 jam, mungkin mereka jaga ganti-gantian,” terangnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku pembunuhan diketahui berinisial FA (23), FA sendiri merupakan keponakan korban.

Sementara itu pihak kepolisian juga mengamankan satu orang lainnya dengan inisial NA (28).

NA dikabarkan merupakan seorang pedagang soto yang disinyalir turut membantu peristiwa tersebut.

Jihan Hoirunisa
Editor
Andre Pradana
Reporter